- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Jelang Idul Fitri, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Pemudik Persiapan Fasilitas di Jawa Barat Belum Maksimal
tvOnenews.com - Menjelang hari raya Idul Fitri 2026, arus mudik di berbagai daerah Indonesia, termasuk Jawa Barat menjadi sorotan.
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat yang pulang ke kampung halaman, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para pemudik.
Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui media sosial pribadinya.
Dalam pesannya, ia mengakui bahwa pemerintah daerah belum mampu memberikan pelayanan maksimal bagi para pemudik yang melintas di wilayah Jawa Barat.
Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi mengawali dengan ucapan selamat Lebaran kepada masyarakat yang telah merayakannya lebih dahulu.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama menjalankan tugas sebagai kepala daerah.
“Assalamualaikum, sampurasun. Selamat Lebaran ya bagi yang sudah melaksanakan hari ini. Mohon maaf saya banyak salah, belum bisa memberikan yang terbaik bagi seluruh warga Jawa Barat,” ujarnya.
Tak hanya kepada warga Jawa Barat, ia juga secara khusus meminta maaf kepada para pemudik yang melintasi wilayah tersebut.
- YouTube Kang Dedi Mulyadi
Ia menyadari bahwa fasilitas dan pelayanan yang tersedia belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat.
“Dan saya mohon maaf kalau yang lewat mudik di Jawa Barat belum bisa memuaskan sesuai dengan harapan bapak dan ibu semuanya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan ke depan.
Ia berharap pada musim mudik berikutnya, pelayanan yang diberikan dapat lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menikmati momen Lebaran bersama keluarga, meskipun terdapat berbagai kendala selama perjalanan mudik.
“Mudah-mudahan tahun depan kami bisa terus memperbaiki terhadap apa yang menjadi kekurangan kami. Pokoknya nikmati Lebaran bersama keluarga dengan baik ya,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi juga menginformasikan rencananya untuk melaksanakan Shalat Id di halaman Gedung Sate bagi masyarakat yang merayakan Lebaran besok, 21 Maret 2026.
Ia bahkan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi secara langsung.
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, dirinya akan berada di Gedung Pakuan untuk bertemu dengan warga.
“Bagi yang melaksanakan besok, saya melaksanakan shalat Id di halaman Gedung Sate, dan jam 8 sampai jam 10 saya berada di Gedung Pakuan. Kalau ingin bertemu kita makan bareng di situ, mangga saya tunggu,” katanya.
Tak lupa, Dedi Mulyadi juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas yang tetap menjalankan tugas selama momen Lebaran.
Ia menyadari bahwa banyak di antara mereka harus mengorbankan waktu bersama keluarga demi memastikan kelancaran arus mudik.
“Terima kasih ya sudah meninggalkan keluarganya, tidak takbiran bersama keluarga, tidak shalat Id bersama keluarga, tetap fokus di pos-pos bertugasnya,” ucapnya.
Petugas yang dimaksud meliputi aparat kepolisian, tenaga kesehatan, petugas perhubungan, hingga relawan yang berjaga di berbagai titik untuk membantu pemudik.
Sebagai salah satu jalur utama mudik di Pulau Jawa, Jawa Barat memang memiliki tantangan tersendiri.
Tingginya volume kendaraan, kondisi jalan, hingga fasilitas penunjang seperti rest area dan layanan publik menjadi faktor penting yang memengaruhi kenyamanan pemudik.
Pengakuan dari Dedi Mulyadi terkait belum maksimalnya fasilitas menunjukkan adanya transparansi dari pemerintah daerah.
Hal ini juga menjadi sinyal bahwa masih diperlukan berbagai pembenahan untuk menghadapi arus mudik yang setiap tahunnya. (adk)