- Tangkapan layar TikTok Mitra Pagauban Batujajar
Penyesalan Mitra yang Joget Pamer Insentif Cuan MBG Rp6 Juta Per Hari, Bilang Begini usai SPPG Dihentikan BGN
Bandung Barat, tvOnenews.com - Seorang pria sekaligus mitra program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG), Hendrik Irawan mengungkapkan penyesalannya setelah video aksi jogetnya viral.
Aksi joget pamer insentif Rp6 juta per hari dari MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berujung menjadi malapetaka baginya. Selain viral, aksi tersebut langsung mendapat reaksi keras dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Hendrik Irawan mengaku efek aksi joget sesumbar mendapat untung MBG sebesar Rp6 juta menyebabkan dapur SPPG Pangauban Batujajar, Bandung Barat ditutup selamanya oleh BGN.
"Untuk SPPG Pagauban mulai hari ini dan seterusnya SPPG Pagauban ditutup, terima kasih," ungkap Hendrik dikutip tvOnenews.com dari akun TikTok @mitrapangaubanbatujajar, Kamis (26/3/2026).
Minta Maaf atas Video Viral Aksi Joget Insentif Rp6 Juta dari Program MBG
- TikTok/@@mitrapangaubanbatujajar
Dalam keterangannya, Hendrik kembali menyampaikan permohonan maafnya. Aksi joget itu sudah membuat kegaduhan dan berujung kontroversi di ruang publik.
"Saya memohon maaf kepada netizen yang terus menghujat saya walaupun saya sudah klarifikasi," ucapnya.
Lebih lanjut, Hendrik menyampaikan fakta terbaru. Ia mengaku statusnya sebagai mitra MBG untuk SPPG Pagauban Batujajar sudah dihentikan oleh BGN.
Keputusan penghentian statusnya dan penutupan SPPG miliknya langsung dari instruksi Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. Kebijakan itu sebagai reaksi keras BGN atas video viral tersebut.
Ia menilai penghentian tersebut membuat publik puas atas tindakan dan keputusan berani yang diambil oleh BGN. Ia sangat memaklumi hal tersebut.
"Itu tidak apa-apa, yang penting saya sudah berulang kali meminta maaf kepada netizen," lanjut dia.
Bantah Melecehkan Program MBG dari Presiden Prabowo Subianto
Ia mengaku keputusan penghentian status dan operasional SPPG miliknya tidak mengganggu mentalnya. Namun ia lebih memikirkan aksinya dinilai telah melecehkan program MBG.
Hendrik menepis keras sudah melakukan pelecehan terhadap MBG sebagai program unggulan dijalankan Presiden Prabowo Subianto.
"Sumpah demi Allah, saya tidak ada sedikitpun untuk melecehkan rakyat Indonesia," tegasnya.