GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nelayan di Maluku Utara dibuat Full Senyum, Sherly Tjoanda Siap Tanggung Biaya Nikah Massal

Sherly Tjoanda kembali menarik perhatian publik karena memberikan solusi untuk warganya yang kesulitan menikah secara resmi.
Senin, 11 Mei 2026 - 12:32 WIB
Sherly Tjoanda dan Nelayan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvonenews.com- Warga Maluku Utara (Malut) dibuat full senyum nih karena adanya bantuan dari Gubernur, Sherly Tjoanda.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda mengeluarkan solusi berupa bantuan langsung bagi warganya yang belum menikah secara resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Solusinya ternyata menarik publik, karena videonya ia bagikan lewat akun instagram pribadi Sherly Tjoanda Laos.

Warga ini kumpulan nelayan yang mencurahkan kesulitannya. Ternyata selama ini kesulitan untuk menikah secara hukum negara.

Sherly Tjoanda, Gubernur Malut
Sherly Tjoanda, Gubernur Malut
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Instagram t_jo/Gemini AI

Para nelayan mengaku memiliki data penduduk seperti KTP dan KK tetapi yang tertulis tidak ada kutipan akta keluarga karena mayoritas nelayan menikah secara siri.

"jadi ini ibu ada di KTP sudah nikah dan di KK nya juga sudah menikah, tapi tidak ada kutipan akta nikahnya karena rata-rata ini kami para nelayan nikahnya pernikahan siri," tanya seorang nelayan, dikuti dari instagram Sherly Tjoanda, Senin (11/5).

Tanpa basa-basi Sherly pun langsung menjawab keluhaan warganya yang belum menikah secara negara. Dia memberikan bantuan pernikahan massal secara gratis.

"jadi koordinasikan dan semua dikumpulkan.Kawin massal di pengadilan agama ditanggung oleh Pemprov maluku utara," jelasnya.

Sherly Tjoanda dan Nelayan
Sherly Tjoanda dan Nelayan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com

Sebagaimana diketahui, Sherly Tjoanda sebagai gubernur Malut membawa visi pembangunan baru lima tahun ke depan, yaitu "Maluku Utara Bangkit, Maju, Sejahtera, Berkeadilan, dan Berkelanjutan."

Seoerti berikut, adanya transformasi Sosial dan SDM Berkualitas: Peningkatan kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan pembangunan keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemandirian Ekonomi dan Hilirisasi: Mendorong ekonomi berbasis produktivitas dan teknologi, dan Reformasi Tata Kelola Pemerintahan: Mewujudkan birokrasi inklusif, adaptif, dan digital.
    
Demokrasi, Stabilitas, dan Investasi: Meningkatkan indeks demokrasi dan daya saing investasi. Juga ada ketahanan Sosial Budaya dan Lingkungan: Pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal, dan pengembangan Wilayah Kepulauan: Mendorong pemerataan dan konektivitas antarwilayah.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Hadapan Media Belanda, Maarten Paes Ungkap Fakta Menyedihkan soal Sepak Bola Indonesia: Kenyataannya Begitu

Di Hadapan Media Belanda, Maarten Paes Ungkap Fakta Menyedihkan soal Sepak Bola Indonesia: Kenyataannya Begitu

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengungkap fakta menyedihkan soal sepak bola di kancah lokal. Dia berbicara soal ini ketika diwawancarai oleh media Belanda.
Utang Pemerintah Capai Rp9.920,42 Triliun, Purbaya Pastikan Masih Aman Dibanding Negara Tetangga

Utang Pemerintah Capai Rp9.920,42 Triliun, Purbaya Pastikan Masih Aman Dibanding Negara Tetangga

Purbaya bandingkan rasio utang Indonesia dinilai masih lebih rendah dibandingkan negara lain, seperti Malaysia yang capai 60 persen dan Singapura 180 persen.
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Striker Asing Ini ke Timnas Indonesia di AFF 2026

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Striker Asing Ini ke Timnas Indonesia di AFF 2026

Bung Ropan curiga John Herdman akan panggil striker asing ini untuk perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Timnas Indonesia akan punya striker haus gol.
Rupiah Terpuruk, Ekonom Sebut Ada Masalah Domestik yang Belum Selesai: Kepercayaan Investor Global Menurun

Rupiah Terpuruk, Ekonom Sebut Ada Masalah Domestik yang Belum Selesai: Kepercayaan Investor Global Menurun

Ekonom Achmad Nur Hidayat menilai, anjloknya mata uang Indonesia justru membuka persoalan mendasar yang selama ini membayangi struktur ekonomi nasional.
Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, 3 Pemain Juara Championship Ini Layak Dilirik John Herdman Buat Piala AFF 2026: Ada Eks Liga Malaysia

Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, 3 Pemain Juara Championship Ini Layak Dilirik John Herdman Buat Piala AFF 2026: Ada Eks Liga Malaysia

Tampil impresif dan sukses bawa Garudayaksa juara Championship, tiga pemain ini dinilai layak mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Perkuat Rantai Pasok Nasional, UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Perkuat Rantai Pasok Nasional, UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

PT Pertamina (Persero) mencatatkan capaian gemilang dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026 dengan total transaksi dan potensi bisnis UMKM binaan sebesar Rp10,6 miliar

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT