- TikTok/@@mitrapangaubanbatujajar
Buntut Aksi Joget Cuan MBG di Dapur SPPG, Hendrik Irawan Prihatin Pada 150 Pegawai yang Tidak Bekerja
tvOnenews.com - Hendrik Irawan seorang mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tak menyangka dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) miliknya berujung ditutup.
Buntut dari aksi viralnya berjoget di dapur program MBG miliknya, pada akhirnya Badan Gizi Nasional (BGN) harus menutup SPPG Pangauban Batujajar, Bandung Barat.
Sebelumnya, Hendrik Irawan berjoget dan memamerkan keuntungan berupa insentif yang diberikan pemerintah sebanyak Rp6 juta per bulan.
Tentu hal ini memicu amarah publik, tak sedikit netizen di media sosial memberikan hujatan kepadanya.
Namun, aksi viralnya itu bukan menjadi alasan utama BGN menutup SPPG milik Hendri Irawan.
Menyadari SPPG miliknya ditutup, Hendrik Irawan tak menyangka aksi berjogetnya di dapur program MBG itu berbuntut panjang.
“Dengan hujatan Anda, dengan cacian makian Anda, SPPG kami akhirnya diutup sama ibu Nanik selaku Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN),” ungkap Hendrik Irawan pada unggahan TikTok @mitrapangaubanbatujajar.
- TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
Meski begitu, ia menyadari bahwa seluruh rangkaian peristiwa ini merupakan kesalahannya.
“Kok permasalahan ini menjadi besar dan huru-hara. Emang sih ini kesalahan saya tidak mematuhi protokol di ruangan saya sehingga tidak menyangka bisa viral begini,” ujarnya.
Tak hanya dirinya yang terkena dampak, namun 150 relawan yang bertugas dalam operasional dapur SPPG tidak dapat bekerja. Ia mengungkapkan rasa prihatinnya kepada para relawan.
“Dengan hujatan Anda, dengan cacian makian Anda, dan laporan Anda kepada BGN, ada sekitar 150 relawan yang tidak akan bekerja, yang tidak akan produksi untuk tanggal 31 Maret
“Inilah dampak saya terlalu frontal. Saya tidak menyalahkan netizen. Tapi, saya merasa prihatin bagaimana nasib relawan saya yang sudah semangat, benar-benar sudah habis lebaran pasti keuangannya sampai habis, tapi SPPG dari Hendrik Irawan untuk sementara tidak bisa beroperasi,” jelas mitra SPPG itu.
@mitrapangaubanbatujajar Mohon Maf sebesar besar ya kepada rakyat Indonesia yg sudah merasa terganggu atas kesalahan sayah dan sy mohon Maf kepada Bapak presiden ???? dan BGN atas terjadi ya hura hara brapa hari ini ke depan ya akan menjadi pelajar bagi sy untuk bersosial media dan untuk sppg pagauban mulay hari ini dan seterusnya ya sppg pagauban di tutup terimaksih ????????????????
♬ suara asli - Hendrik Irawan MBG - Hendrik Irawan MBG
Dengan nada kecewa, Hendrik mengatakan SPPG Pangauban tidak akan beroperasi hingga tuntutan ini dicabut.
“Sampai di sini juga, SPPG Pangauban mulai hari ini dan kedepannya tidak akan beroperasi lagi sampai tuntutan dicabut sama ibu Nanik,” kata Hendrik.
“Saya sebagai mitra hanya bisa mendoakan mudah-mudahan kedepannya menjadi pelajaran saya lebih berhati-hati dalam bersosial media,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang berbeda, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan keputusannya menutup SPPG Pangauban tersebut.
Usai aksi Hendrik Irawan viral di media sosial, pihaknya langsung menurunkan tim pengawasan untuk menemui pria yang bersangkutan.
Nanik mengatakan Direktur Tauwas Wilayah II, Brigjen Doni Dewantoro telah memanggil Hendrik dan diberikan peringatan keras.
Selain itu, berdasarkan pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah masalah pada fasilitas dapur SPPG. Mulai dari tata letak (layout) yang tidak sesuai hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dinilai tidak memenuhi standar.
(kmr)