- Kolase Antara & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Curhat Thoriq Alkatiri Wasit Berlisensi FIFA Nimbrung di Kolom Komentar Dedi Mulyadi, Resah Banyak Calo Pajak Kendaraan
Bagi Deni, permintaan itu tidak masuk akal. Ia pun mengadu kepada KDM agar kejadian seperti ini tidak boleh terulang lagi.
"Harus bayar Rp700 ribu katanya Pak Dedi. Gimana ini Pak Dedi atuh, mas bayar pajak aja dipersulit," ucap Deni.
Dalam video selanjutnya, ia memperlihatkan seorang petugas meminta dirinya bayar Rp700 ribu. Sebab, data kepemilikan kendaraannya bukan atas nama dirinya.
"Kekurangannya data kepemilikan Pak, kalau perpanjang 5 tahun harus ada Ibu Karyati ini yang sesuai dari domisili Bandung Barat," ucap seorang petugas.
Ia pun semakin resah. Ia meminta tolong kepada polisi di sekitar yang lagi-lagi memberikan penjelasan serupa.
Terkait hal ini, Dedi Mulyadi berterima kasih atas aduan tersebut yang kini viral. Ia akan segera menindaklanjutinya.
"Kita segera menindaklanjuti pengakuan tersebut untuk dilakukan langkah-langkah penanganan yang cepat dan tepat," tegas Dedi Mulyadi.
Mantan Bupati Purwakarta ini kaget masih banyak warga Jabar kesulitan dalam persoalan persyaratan. Hal ini menyebabkan mereka telat dan ogah membayar pajak.
"Membayar pajak tidak boleh dipersulit, tidak boleh ada tambahan-tambahan memperberat karena itu tugas pemerintah adalah mempermudahkan orang membayar pajak," sentil KDM.
Lagi pula, kata dia, hasil dari pajak akan masuk menjadi uang kas Pemprov Jabar. Hal ini sangat mendukung pembangunan infrastruktur jalan di Jabar.
Akibat banyak yang sulit melakukan hal itu, KDM kecewa. Kejadian ini bisa menghambat memperbesar jumlah uang kas dari pendapatan PKB.
(hap)