- Kolase tvOnenews.com
Perasaan Sarwendah Saat Betrand Peto Dituding Maling Parfum dan Uang Diterawang Jeng Nimas: Harga Diri
tvOnenews.com – Isu tuduhan maling parfum dan uang yang menyeret Betrand Peto kembali ramai di media sosial dan pemberitaan. Tak sedikit netizen yang penasaran mengenai reaksi Sarwendah sebagai sosok ibu.
Bagaimana sebenarnya perasaan Sarwendah menghadapi tuduhan yang menimpa anaknya? Pembacaan tarot dari Jeng Nimas memberikan perspektif menarik tentang energi hati Sarwendah di tengah sorotan publik.
Dalam sesi pembacaan yang terlihat dalam tayangan YouTube Jeng Nimas (5/4/2026), ia menyoroti kartu Miracle, yang menunjukkan sikap Sarwendah menyerahkan semua pada semesta dan memilih untuk tidak bereaksi terburu-buru terhadap isu.
Jeng Nimas, Ahli Tarot Terawang Perasaan Sarwendah. (Sumber: YouTube Jeng Nimas)
Jeng Nimas menjelaskan, “Nah, selanjutnya, apakah suatu saat nanti dari pihak Sarwendah akan memberikan klarifikasi, memberikan semacam pembelaan kepada Onyo, atau mendiamkan masalah ini begitu saja? Kartu yang muncul adalah Miracle.”
Ia menambahkan, “Miracle. Jadi, terserah saja apa kata semesta. Serahkan semuanya kepada semesta. Biarkan mengalir. Yang baik akan kelihatan baik, yang buruk akan kelihatan buruk. Seperti itu dari pihak Sarwendah.”
Jeng Nimas melanjutkan, “Jadi, pihak Sarwendah tidak ingin memberikan klarifikasi apapun terkait berita tersebut dan lebih berpasrah diri. Apapun yang terjadi, baik atau buruk, semuanya akan menebar dampak dari perbuatannya. Inilah makanya disimpulkan Miracle.”
Sikap pasrah ini mencerminkan energi Miracle, yang dalam pembacaan tarot mengajarkan untuk menerima segala hal yang datang dengan lapang dada, sekaligus percaya bahwa karma dan konsekuensi akan mengikuti tindakan masing-masing.
Jeng Nimas menambahkan, “Terserah kata semesta. Ikuti aliran saja. Mau ke mana masalah ini, semuanya lebih karena Sarwendah tidak ingin terlalu jauh mencampuri masalah-masalah terkait hal tersebut.”
Dalam konteks tuduhan terhadap Betrand Peto, ini menandakan bahwa Sarwendah memilih tidak terjebak dalam kontroversi, melainkan menjaga ketenangan dan integritasnya sebagai ibu.
Selain itu, tarot juga menyoroti kartu Self Worth, yang menekankan harga diri dan kebijaksanaan Sarwendah. Jeng Nimas menegaskan, “Nah, kemudian bagaimana dalam pemikiran Sarwendah terkait masalah yang menimpa Onyo? Kartu yang muncul adalah Self Worth.”
Ia menambahkan, “Self Worth, harga diri. Jadi, Sarwendah masih tidak terlalu mau ikut campur terkait masalah Onyo, di mana ada pihak-pihak yang menuduh Onyo. Sarwendah tidak ingin ikut campur karena ia juga sebagai sosok ibu, tentunya harus menjaga nama baik dan posisinya sebagai seseorang yang dewasa.”
Berdasarkan pengamatan tarot, hubungan antara Sarwendah dan Betrand Peto memang terlihat sempat ada jarak, namun interaksi mereka tetap menunjukkan keharmonisan.
Jeng Nimas menjelaskan, “Nah, sedangkan Onyo kan sebagai anak. Dari pergaulan atau tayangan media sosial, kita sudah tahu hubungan Onyo dengan Sarwendah memang sedang ada jurang pemisah. Dari gestur tubuh, kita tahu sekalipun ucapan mereka bilang masih baik-baik saja.”
Hal ini menegaskan bahwa meski ada tekanan eksternal, ikatan ibu-anak tetap terjaga, dan Sarwendah berusaha melindungi Betrand Peto dari dampak negatif pemberitaan.
Lebih jauh, tarot menyoroti bagaimana Sarwendah memprioritaskan aspek lain dalam hidupnya, termasuk karier dan keluarga. “Nah, makanya dari masalah ini, Sarwendah lebih fokus pada kariernya, keluarganya, dan dirinya sendiri, daripada melibatkan diri dalam pemberitaan yang menyudutkan Onyo,” ungkap Jeng Nimas.
Di tengah sorotan media, pembacaan tarot ini hanya bersifat hiburan dan memberikan pandangan bahwa perasaan Sarwendah bukanlah kemarahan atau kebingungan, melainkan kesadaran penuh akan tanggung jawab sebagai ibu dan figur publik.
Dengan menyerahkan segala hal kepada semesta dan menjaga harga diri, Sarwendah menunjukkan contoh ketenangan dan kedewasaan dalam menghadapi tekanan sosial.
(anf)