- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'
tvOnenews.com - Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat itu menjadi sorotan publik setelah mengunggah pesan tersebut melalui akun Instagram pribadinya, lengkap dengan pengakuan unik yang menyebut dirinya sebagai “gubernur sableng”.
Permintaan maaf itu ditujukan kepada masyarakat Jabar, khususnya civitas akademika yang pernah mengalami inspeksi mendadak (sidak) yang ia lakukan ke sejumlah sekolah.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Dalam unggahan tersebut, Dedi Mulyadi menuliskan pesan singkat namun cukup mengena.
“Mohon maaf warga Jawa Barat, terutama civitas akademika yang pernah terkena sidak,” tulisnya.
Unggahan itu sebenarnya memperlihatkan momen saat dirinya melakukan sidak ke salah satu sekolah di Jawa Barat.
Seperti yang sudah sering ia lakukan, sidak tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi nyata dunia pendidikan di lapangan.
Dedi Mulyadi memang dikenal aktif turun langsung ke berbagai sekolah tanpa pemberitahuan sebelumnya.
- Tangkapan Layar YouTube Pemkab Subang
Dalam setiap kunjungannya, ia tidak hanya meninjau fasilitas, tetapi juga berdialog dengan para guru untuk mengetahui proses belajar mengajar secara lebih mendalam.
Bahkan, dalam kesempatan tersebut, ia juga sering memberikan bantuan serta menyampaikan pesan-pesan penting terkait peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat.
Namun, di balik aktivitasnya tersebut, Dedi Mulyadi justru merasa perlu menyampaikan permohonan maaf.
Ia bahkan dengan santai menyebut dirinya sebagai “gubernur sableng” karena merasa ikut mengurusi berbagai hal secara langsung.
“Saya mah gubernur sableng, jadi segala diurus,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
- Antara
Meski begitu, langkah yang dilakukan Dedi Mulyadi justru mendapat respons positif dari masyarakat.
Banyak warganet yang memberikan dukungan dan menilai sidak yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian nyata seorang pemimpin terhadap kondisi pendidikan di daerahnya.
Menurut mereka, cara tersebut justru efektif untuk mengetahui situasi sebenarnya di lapangan tanpa rekayasa.
Aksi blusukan dan sidak mendadak yang dilakukan Kang Dedi Mulyadi dinilai menjadi pendekatan berbeda dalam memimpin, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat.