- YouTube/DennySumargo
Detik-detik Yai Mim Wafat Diungkap Polisi, Kondisi Mendadak Lemas Saat Akan Diperiksa
tvOnenews.com - Kabar duka datang dari Muhammad Imam Muslimin alias Yai Mim dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 13 April 2026 siang.
Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik lantaran terjadi secara mendadak saat yang bersangkutan hendak menjalani pemeriksaan.
Menurut keterangan resmi dari pihak kepolisian, Yai Mim mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 13.45 WIB.
Ia meninggal dunia sesaat sebelum menjalani pemeriksaan di ruang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Malang Kota.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Lukman Sobhirin, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika Yai Mim sedang berjalan dari rumah tahanan menuju ruang pemeriksaan.
Saat itu, ia akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai pelapor.
“Beliau sedang berjalan menuju ruang pemeriksaan dan akan diperiksa sebagai pelapor. Tiba-tiba lemas lalu jatuh dalam kondisi duduk,” jelas Lukman dalam keterangannya dilansir dari YouTube HarianSurya.
Kondisi mendadak tersebut membuat petugas yang mendampingi langsung bergerak cepat.
- Kolase TikTok/@sahara_vibesssss & YouTube Uya Kuya TV
Penyidik segera memanggil tim dokter kesehatan Polresta Malang Kota untuk melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.
Namun, upaya tersebut tidak mampu menyelamatkan nyawa Yai Mim.
Selanjutnya, jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar untuk menjalani proses visum et repertum.
Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian, mengingat peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya tanda-tanda serius sebelumnya.
“Untuk penyebab kematian masih menunggu hasil visum dari rumah sakit,” tambah Lukman.
Hal yang cukup mengejutkan, berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kondisi kesehatan Yai Mim sebelumnya dilaporkan dalam keadaan baik.
Bahkan pada pagi hari sebelum kejadian, ia sempat menjalani pemeriksaan kesehatan rutin oleh dokter di lingkungan Polresta Malang Kota.
Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa tekanan darah Yai Mim berada dalam kondisi normal, yakni 110/80.
Tidak ditemukan gejala atau keluhan kesehatan yang mengarah pada kondisi serius. Hal ini membuat kejadian meninggalnya Yai Mim semakin menjadi perhatian publik.
Kasus yang menjerat Yai Mim sendiri juga cukup kompleks. Ia diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan sejak 19 Januari 2026 terkait dugaan kasus pelecehan seksual dan pornografi.
Laporan tersebut diajukan oleh seorang perempuan bernama Nurul Sahara.
Di sisi lain, Yai Mim juga berstatus sebagai pelapor dalam kasus berbeda. Ia sebelumnya melaporkan Nurul Sahara atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) pada Oktober 2025.
Dengan demikian, posisi hukumnya terbilang rumit karena terlibat dalam dua perkara yang saling berkaitan.
Peristiwa meninggalnya Yai Mim saat berada dalam tahanan dan menjelang pemeriksaan tentu memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.
Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh prosedur telah dijalankan sesuai standar, termasuk pemeriksaan kesehatan rutin terhadap tahanan.
Saat ini, fokus utama masih tertuju pada hasil visum dari pihak rumah sakit yang diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab pasti kematian. (adk)