- Instagram @dedimulyadi71
Berderai Air Mata, Seorang Ibu Adukan Kasus Pelecehan Anaknya ke Dedi Mulyadi, Respons KDM Jadi Sorotan
tvOnenews.com - Kisah pilu datang dari seorang ibu asal Cimahi, Jawa Barat yang mengadukan pengalaman pahitnya kepada Gubernur Dedi Mulyadi.
Sambil berderai air mata, ibu tersebut menyebut bahwa putrinya yang masih berusia 3 tahun jadi korban pelecehan.
"Pak Dedi abdi gaduh murangkalih usia 3 taun, ieu kanyerian wae akibat kalakuan si baji* eta nu ngarana Wahyudin orang Cihanjuang," (Pak Dedi saya punya anak usia 3 tahun, kesakitan terus akibat kelakuan orang yang namanya Wahyudin orang Cihanjuang), ucap ibu tersebut.
- Instagram @dedimulyadi71
Segala cara telah ibu tersebut lakukan untuk putrinya, termasuk membawanya ke rumah sakit, namun belum ada hasil apa pun.
Itulah kenapa ia meminta bantuan Gubernur Dedi Mulyadi untuk memberikan tindakan tegas pada pelaku pelecehan anak yang masih berkeliaran bebas.
"Abi geus ikhtiar kaditu kadieu Pak Dedi, budak kanyerian wae ieu, geus ka rumah sakit enggeus abi teh, teu eren-eren ieu ngadarah," (Saya sudah ikhtiar kesana kemari Pak Dedi, anak saya kesakitan terus, udah ke rumah sakit, gak berhenti-berhenti pendarahan.
Laporan tersebut diterima Dedi Mulyadi dan langsung ditindak tegas oleh Gubernur Jawa Barat tersebut.
Kang Dedi Mulyadi (KDM) paham betul bahwa pengalaman yang dialami oleh anak tersebut pastinya akan menyisakan trauma mendalam.
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
"Saya pasti memahami, mengalami trauma psikologi yang dialami oleh anak perempuannya, masih di bawah umur, diduga mungkin dilakukan oleh seseorang, melakukan upaya paksa pencabulan atau pelecehan," kata KDM, melalui akun Instagram miliknya.
Dedi Mulyadi juga merespons serius pengaduan ini dan bergerak cepat memerintahkan tim Provinsi Jawa Barat untuk mengusut tuntas kasus pencabulan anak di bawah umur.
Ia mengerahkan pengacara sampai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) untuk mendampingi ibu tersebut.
"Dan selanjutnya tim Provinsi Jawa Barat segera hari ini didampingi oleh pengacara, Kepala Dinas Perlindungan Ibu dan Anak akan datang ke rumah ibu untuk segera membawa ibu untuk lapor ke Polres," kata KDM.