- Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Bagas Ungkap Rahasia Bertahan dari Kanker Stadium 4
“Apa yang membuat kamu bertahan? Yang lain tuh kalau dengar kanker stadium 4 sudah drop,” tanya Dedi Mulyadi.
Jawaban Bagas justru tak terduga dan sederhana.
“Makan,” ucap Bagas, yang langsung disambut tawa sang ibu.
Tak berhenti di situ, Dedi mencoba menggali keyakinan Bagas tentang kesembuhan.
“Kamu yakin bahwa kanker akan sembuh,” ujar Dedi sambil mengacungkan jempol.
Diketahui, Bagas telah menjalani berbagai upaya pengobatan sejak kecil. Sang ibu bahkan menyebut bahwa kini pengobatan lebih banyak dilakukan secara alternatif.
“Jadi gini, dokter juga kan sudah angkat tangan ya, soalnya udah nggak dikasih obat dari pertama juga. Cuman daun kelor, daun putih,” ucap sang ibu.
Dedi pun memberikan pandangannya tentang kekuatan mental dalam melawan penyakit.
“Tapi kanker itu pada akhirnya bisa sembuh kalau orangnya punya keyakinan, kerja keras, bahwa dia akan sembuh. Dia akan ketahanan tubuhnya sendiri. Imunnya akan tumbuh, ini imunnya kuat,” ujar Dedi Mulyadi.
Ia bahkan mengakui kekuatan mental Bagas jauh melampaui dirinya.
“Kamu lebih hebat dari saya mentalnya. Saya belum tentu punya mental kayak kamu,” ucap Dedi.
Saat ditanya kembali alasan dirinya begitu yakin bisa sembuh, Bagas menjawab dengan polos namun mengena.
“Ya saya napas, kalau enggak napas saya mati,” ucapnya, yang membuat sang ibu terkejut.
Di akhir percakapan, Dedi juga menanyakan kondisi tubuh Bagas setelah menjalani kemoterapi.
“Apa sih yang terasa sekarang badannya setelah kemoterapi?” tanya Dedi.
“Pas di awal-awal mah sakit, tapi pas di akhir ya enak,” ucap Bagas sambil mengacungkan jempol.
Kisah Bagas menjadi bukti bahwa di balik keterbatasan dan penyakit berat, masih ada harapan yang hidup dari keyakinan dan semangat. Pertemuan singkat ini pun meninggalkan kesan mendalam bagi Dedi Mulyadi dan siapa pun yang menyaksikannya.
(anf)