news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi dan Wali Kota Depok.
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi Tak Hanya Jadi Saksi Nikah Massal di KUA Depok, KDM Juga Ingatkan Hal Penting ke Para Suami

​​​​​​​Dedi Mulyadi jadi saksi nikah massal di KUA Depok, beri wejangan soal nafkah dan tanggung jawab suami, serta ajak warga pilih pernikahan sederhana.
Rabu, 22 April 2026 - 01:50 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Momen hangat sekaligus penuh makna terjadi saat Dedi Mulyadi menghadiri nikah massal di Depok. Tak hanya menjadi saksi pernikahan, ia justru mencuri perhatian lewat wejangan yang menyentuh soal tanggung jawab suami. Ucapannya sederhana, tapi sarat makna dan langsung mengena.

Kebersamaan Dedi Mulyadi dengan Supian Suri terjadi dalam acara nikah massal di KUA Bojongsari, Kota Depok, pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kecamatan Bojongsari dan diikuti sejumlah pasangan pengantin warga setempat.

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi turut menjadi saksi pernikahan bersama Supian Suri. Namun, bukan hanya prosesi akad yang jadi sorotan, melainkan juga interaksinya dengan para pengantin.


Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah Massal di KUA Depok. (Sumber: YouTube Kang Dedi Mulyadi)

Dedi Mulyadi sempat berbincang dengan salah satu pasangan, Deru dan istrinya. Ia pun membuka percakapan dengan pertanyaan santai.

“Waduh, ini pernikahan pertama. Kenapa milih nikah yang tidak usah ramai-ramai?” tanya Dedi Mulyadi.

Deru pun menjawab jujur soal pilihannya.

“Ini aja sih, Pak, lebih simple, duitnya juga kurang,” jawab Deru.

Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi langsung memberikan nasihat yang tegas namun penuh makna.

“Sekarang menikah sudah punya duit berapa? Nikah enggak boleh juga enggak punya duit,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia menekankan bahwa seorang laki-laki harus siap secara lahir dan batin sebelum menikah.

“Kan laki-laki menikahi wanita sudah sanggup menafkahinya, baik kemampuan keuangannya, maupun menenangkan jiwanya,” ujar Dedi Mulyadi sambil menepuk dada.

Saat ditanya lebih lanjut, Deru mengaku telah memiliki pekerjaan di Bandung.

“Berjualan pempek,” jawabnya.

Dedi Mulyadi pun memberikan apresiasi sederhana namun bermakna.

“Bagus, laki-laki itu yang penting sehari bisa menghasilkan beras 1 liter,” puji Dedi Mulyadi.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan pentingnya tanggung jawab dalam rumah tangga.

“Nikahi istri sepenuh hati, kemudian nafkahi dengan halal,” ujar Dedi Mulyadi.

Dalam suasana santai, Dedi Mulyadi juga sempat bercanda saat menanyakan kondisi tempat tinggal pengantin.

“Kamar pengantinnya sudah punya?” tanya Dedi Mulyadi.

“Masih di rumah orang tua sih, Pak,” jawab sang istri.

Dedi Mulyadi pun menanggapi dengan nada ringan.

“Oh di rumah orang tua, kalau pengantin itu kamarnya enggak usah bagus-bagus. Di saung aja pengantin mah indah,” ujarnya sambil bercanda.

Tak berhenti di situ, dalam acara tersebut Dedi Mulyadi juga memberikan kejutan berupa hadiah untuk para pengantin. Ia bersama Supian Suri turut mengampanyekan gerakan nikah sederhana di KUA.

Keduanya mengimbau masyarakat untuk menghindari pesta pernikahan mewah yang bisa membebani kondisi ekonomi keluarga, bahkan berisiko terjerat pinjaman online.

Menariknya, Dedi Mulyadi juga mengumumkan inovasi baru. Ia menyebut bahwa pernikahan di KUA kini akan difasilitasi dengan mobil listrik sebagai bentuk konsep modern yang tetap sederhana.

Wejangan Dedi Mulyadi ini pun menjadi sorotan. Di balik kesederhanaan acara, terselip pesan penting bahwa pernikahan bukan soal kemewahan, melainkan kesiapan dan tanggung jawab menjalani kehidupan bersama.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:15
05:13
01:54
02:04
01:04
05:37

Viral