- Instagram/@hoho_alkaff
Kronologi Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror Bom Molotov OTK, Aksi Pelemparan Buat Mobil Terbakar dan Rusak
Banjarnegara, tvOnenews.com - Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf biasa disapa Kades Hoho kembali mencuri perhatian publik. Sorotan itu tak lepas lantaran rumah dirinya diduga diteror bom molotov.
Orang tak dikenal (OTK) melempar bom molotov ke arah rumah Kades Hoho. Aksi teror ini membuat satu unit mobil Honda Civic Turbo berwarna putih milik korban terbakar saat terparkir di rumahnya.
Pelaku teror melempar bom molotov ke rumah Hoho Alkaf viral di media sosial. Kabar ini mencuat setelah diunggah akun Instagram @infobanyumas.
"Rumah Kades Hoho di daerah Purwasaba, Banjarnegara diteror orang tak dikenal," tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya dikutip, Minggu (26/4/2026).
Kronologi Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror OTK Pakai Bom Molotov
- Humas Polres Banjarnegara
Saat dikonfirmasi, Hoho Alkaf membenarkan kejadian tersebut. Dalam unggahan Instagram pribadinya, Kades Purwasaba itu juga menunjukkan rumahnya telah dilempar bom molotov.
"Cemen amat yang lempar molotov baru kena satu mobil langsung kabur. Baru satu mobil Civic Turbo nggak efek buat gue," tulis Hoho.
Hoho menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di kediamannya di Banjarnegara pada Kamis (23/4/2026), sekitar pukul 04.15 WIB sebelum Subuh.
"Oke bray, ini kejadian hangat banget. Jadi, baru saja mobil kita (terbakar) sekitar pukul 04.15 WIB," ujar Hoho.
Kades bertato ini mengaku dirinya mendengar suara. Selepas itu, ia melihat tiba-tiba muncul kobaran api yang semakin membesar.
Hoho kala itu belum tidur. Ia baru selesai begadang sampai dini hari bersama sejumlah warga di kediamannya.
Hoho sempat masuk ke kamar anaknya setelah begadang. Ia terkejut tiba-tiba ada api menyala dan langsung besar di pelataran rumahnya, tepatnya di area parkir.
Ia langsung lari keluar karena api semakin membesar hingga menyentuh atap rumahnya. Di momen itu, satu unit mobil Civic Turbo miliknya sudah terbakar dan rusak.
"Kita baru masuk 5 menit, belum ada 10 menit (sudah terbakar)," terangnya.
Kenapa Mobil Civic Milik Kades Hoho Mudah Terbakar?
Kades bertato itu menjelaskan alasan mobil berwarna putih miliknya ludes terbakar yang menyebabkan kerusakan parah. Ia menduga pelaku teror menyiram bahan bakar jenis tiner.
Menurutnya, kendaraan mobil miliknya diduga sudah disiram tiner lebih dulu. Selepas itu, pelaku melempar bom molotov sehingga api cepat membesar.
Dalam video yang diunggah, ia menunjukkan letak bekas tiner dan bensin diduga dipakai milik pelaku. Posisinya tepat di tengah halaman rumah dan berlumuran di mobil putihnya.
Selain itu, atap rumah Hoho juga nyaris terbakar. Kobaran api yang membesar membuat bagian atas kediamannya berubah menjadi hitam pekat.
Pelaku Teror Terekam CCTV
Hoho kemudian mengecek rekaman CCTV. Karena belum tidur, ia sempat melihat seorang misterius diduga adalah pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda listrik.
Adapun jejak sepeda listrik diduga milik pelaku juga membekas di halaman rumahnya. Posisinya tepat terparkir di samping sisaan bensin dan tiner yang dipakai pelaku teror.
"Ini pakai sepeda listrik jadi dia tidak bunyi," imbuhnya.
Hoho mengaku sempat mengejar pelaku. Akan tetapi, ia membatalkan aksinya lantaran memikirkan kondisi keluarga sehingga memilih teriak agar warga sekitar bangun dan keluar.
Hoho dan istri langsung memadamkan api. Di momen ini, ia hanya menggunakan peralatan dan air seadanya lantaran warga belum juga ada yang bangun.
Proses pemadaman api tidak sebentar. Hoho bersama istrinya membutuhkan waktu sekitar 20 menit agar api benar-benar padam.
Dari peristiwa itu, Hoho mendapatkan informasi terbaru. Warga sekitar mengaku sempat melihat seseorang misterius lari keluar dari rumah Hoho dengan menggunakan sepeda listrik.
Hoho menduga aksi tersebut sudah terencana oleh pelaku. Artinya, aksi pelemparan bom molotov bukan terjadi kebetulan karena pelaku masuk lewat samping rumah.
"(bom molotov) di lempar dari sini (sela-sela pagar pembatas) ke area parkir, terus ada obornya dilempar molotov," jelasnya.
Hoho coba menebak siapa sosok pelakunya. Ia menduga peristiwa ini berkaitan dengan konflik penjaringan perangkat desa sebelumnya.
Namun Hoho tidak berani mengungkap nama. Ia meyakini pelaku sudah berpengalaman dan bisa disebut residivis maupun mafia.
Kades Purwasaba itu lebih pilih melaporkan kejadian ini ke Polres Banjarnegara. Polisi langsung bergerak cepat untuk mengolah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi Temukan Sejumlah Barang Bukti
Kasatreskrim Polres Banjarnegara, AKP Sugeng Tugino mengungkapkan hasil olah TKP. Polisi menemukan beberapa barang bukti, di antaranya botol berisi sisa bahan bakar untuk menyalakan api dan kain dibalut pada bumbu atau kayu sepanjang 50 sentimeter.
"Ada pelemparan kain yang dibalutkan ke bambu ataupun kayu kurang lebih panjang 50 sentimeter yang saat itu ada apinya yang dilempar ke arah mobil sedan Civic warna putih milik Kades Purwasaba, tidak kebakar secara keseluruhan namun segera padam apinya," kata Sugeng di lokasi.
Ia mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan bersama tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah. Hal ini sebagai tindak lanjut dari hasil penemuan beberapa barang bukti tersebut.
"Kami mohon doanya semoga bisa membuat terang pelaku atau pun bisa mengungkap motif penyiram mobilnya milik Purwasaba Pak Hoho," ujarnya.
(hap)