- antara
Pernyataan Resmi Taksi Green SM soal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Tak Bikin Puas Warganet: Tak Ada Ucapan Maaf atau Duka
Jakarta, tvonenews.com- Peristiwa KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak commuter line (KRL) menjadi pembicaraan hangat publik. Ini yang juga mengarah pada taksi online bernama Green SM.
Taksi online Green SM menjadi viral karena dalam keterangan resminya tidak mengucapkan maaf ataupun duka cita atas kecelakaan tersebut.
Pasalnya dalam keterangan korban selamat yang diberitakan. Ada satu taksi online Green SM yang tertabrak commuter line (KRL) memicu kecelakaan ini.
Green SM dalam keterangan resmi yang diunggah akun instagramnya, hanya menjelaskan seputar keselamatan kendaraan.
"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 202, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan Kereta yang melintas," bunyi keterangannya.
"Pada kejadian ini tidak terdapat penumpang di dalam, kendaraan dan mitra pengemudi dapat keluar dengan selamat sebelum terjadinya tabrakan," sambungnya.
- antara
Sehubungan dengan keterangan Green SM seusai kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL. Ini mengundang perhatian netizen.
Mayoritas merasa kesal karena dianggap tidak peduli dengan kejadian yang sudah merenggut nyawa. Perspektif netizen menyayangkan pihak taksi online asal Vietnam itu.
"tidak ada kata maaf, tidak ada ucapan berduka cita atau sejenis, hanya fokus ke kendaraan dia sendiri," kata @beta dikolom komentar
"egoisnya terang-terangan," ucap @witjak
"pengemudi dapat keluar dengan selamat, terdengar sakit karena di sisi lain 3 gerbong wanitayang kena banyak korban MD," sambung akun @ainin
Namun dalam keterangannya, Green SM sudah menegaskan dengan adanya taksi online ditabrak oleh KRL. Pihaknya mendukungan adanya investigasi.
"Saat ini kami tengah berkoordinasi secara aktif dengan pihak berwenang dan mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," jelasnya.
Pengakuan Korban Selamat
Berdasarkan keterangan korban yang selamat dari kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek tabrak KRL semalam (27/4) di Stasiun Bekasi Timur, kalau adanya banyak orang terjepit dalam gerbong belakang.
"Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong," jelasnya, dikutip dari Antara.
Sehubunga dengan kejadian ini, Munir mengatakan juga kalau peristiwa ini terjadi karena dipicu adanya tabrakan KRL dengan taksi online, taksi Green SM.
KRL yang terjadi penabrakan tersebut berbeda jalur. CommuterLine (KRL) yang ia tumpangi berhenti di jalur 1, Stasiun Bekasi Timur. Saat itu, CommuterLine melaju dari arah Jakarta menuju Cikarang.
"CommuterLine yang berhenti lantaran CommuterLine yang berlawanan arah menabrak satu unit mobil taksi," katanya lagi.
Sehubungan dengan kejadian ini, menurut Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan proses evakuasi dilakukan secara maksimal.(klw)