- Antara
TRENDING: Kiper Keturunan Surabaya Jadi Terbaik di Eredivisie, Megawati Hangestri Bukan Lagi 'Megatron', Media Korea Curigai STY
tvOnenews.com - Dunia olahraga Indonesia kembali diramaikan sejumlah kabar menarik yang langsung jadi perbincangan hangat.
Mulai dari pemain keturunan yang bersinar di Eropa, panggilan baru untuk pevoli Megawati Hangestri, hingga kembalinya sosok pelatih legendaris ke Indonesia, Shin tae-yong.
Semuanya masuk daftar trending hari ini, berikut rangkuman lengkapnya:
1. Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Bersinar di Belanda, Eligible Bela Timnas Indonesia
- Instagram @1kaynevanoevelen
Nama Kayne van Oevelen mendadak mencuri perhatian publik Indonesia.
Kiper muda milik FC Volendam itu baru saja meraih penghargaan prestisius sebagai pemain terbaik bulan April di Eredivisie.
"Pemain andalan FC Volendam dinobatkan sebagai pemain terbaik bulan ini setelah meraih poin-poin penting," tulis media Belanda, Voetbalprimeur, dalam tajuk laporannya.
Berdasarkan laporan Voetbalprimeur, performa impresifnya menjadi kunci keberhasilan Volendam mengamankan poin penting dalam upaya bertahan di kasta tertinggi.
Dalam tiga laga krusial, kiper berusia 22 tahun itu mencatat dua clean sheet dan total 14 penyelamatan.
Penampilan solidnya membantu tim menahan imbang Feyenoord serta meraih kemenangan penting atas Heracles Almelo.
Di balik performa gemilang tersebut, ada fakta menarik: Van Oevelen memiliki garis keturunan Surabaya. Hal ini membuatnya berpeluang membela Timnas Indonesia sesuai regulasi FIFA.
Apalagi, hingga kini ia belum pernah memperkuat tim nasional Belanda di level mana pun—sebuah celah yang bisa dimanfaatkan Indonesia.
2. Megawati Hangestri Bukan Lagi “Megatron”, Media Korea Beri Julukan Baru
- KOVO
Kabar comeback Megawati Hangestri Pertiwi ke Liga Voli Korea kembali jadi sorotan. Namun kali ini, bukan hanya soal performa, melainkan perubahan statusnya di mata publik Korea.
Media Korea, Yonhap, menyebut Megawati kini sebagai “penyerang elit kuota Asia”—julukan yang menandakan peningkatan levelnya sebagai pemain.
Label ini menggantikan sebutan lamanya, “Megatron”, dan menunjukkan bahwa ia kini dianggap sebagai salah satu pemain kunci di V-League.
"Seorang ‘penyerang elit kuota Asia’ Indonesia yang bermain untuk Jung Kwan Jang di musim voli profesional wanita 2024-2025, telah mengumumkan kembalinya ke panggung Korea," tulis media Korea, Yonhap.
Keputusan Megawati untuk kembali ke Korea juga tidak lepas dari kondisi fisiknya yang mulai membaik setelah sempat mengalami cedera lutut.
Selama dua musim bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks, ia tampil luar biasa dengan torehan lebih dari 1.500 poin serta dua penghargaan MVP.
Kini, comeback-nya membuka peluang untuk kembali mendominasi liga dan memperkuat statusnya sebagai salah satu opposite terbaik Asia.
3. Media Korea Sudah Curiga Shin Tae-yong Kembali ke Indonesia
- Instagram Shin Tae-yong777
Sosok Shin Tae-yong kembali jadi perbincangan setelah dikabarkan pulang ke Indonesia. Namun, perannya kali ini cukup mengejutkan.
Menurut laporan Xsportsnews, Shin Tae-yong tidak kembali sebagai pelatih Timnas Indonesia, melainkan ditunjuk sebagai penasihat teknis untuk tim sepak bola tujuh (Football 7).
Peran ini membuatnya tidak terlibat langsung dalam pertandingan, tetapi tetap berkontribusi dalam pengembangan strategi dan kualitas tim dari balik layar.
Penunjukan ini berkaitan dengan persiapan tim menuju ajang internasional di Italia, yakni Intercontinental Cup Sevens 2026.
Keputusan tersebut juga didukung oleh pihak federasi yang menilai Shin Tae-yong sebagai sosok berpengalaman dengan disiplin tinggi dan mentalitas juara.
Meski tidak kembali ke kursi pelatih utama, kehadirannya tetap menjadi angin segar bagi perkembangan sepak bola Indonesia. (asl)