- Kolase Instagram/@s_tjo/@giselathesa
Meski Puteri Indonesia 2026 Usai, Gisela Thesa Nostalgia Ditanya Gubernur Sherly Tjoanda: Masih Gak Nyangka
Jakarta, tvOnenews.com - Gisela Belicia Alma Thesalonica Silalahi alias Gisela Thesa, Puteri Indonesia 2026 DKI Jakarta 2 tak bisa menutupi kebahagiaannya terhadap Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos.
Gisela Thesa bernostalgia saat mendapat pertanyaan dari Sherly Tjoanda. Momen tersebut terjadi sebelum dirinya dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Pendidikan 2026.
Melalui unggahan Instagram pribadinya, Jumat (1/5/2026), Gisela Thesa masih heran kenapa dirinya bisa ditanya oleh Sherly Tjoanda.
Pasalnya, Gisela Thesa merupakan salah satu Top 4 Finalis Puteri Indonesia 2026. Di momen itu, ia mendapat pertanyaan dari Sherly Tjoanda tentang sosok pemimpin perempuan di Indonesia.
"Masih nggak nyangka bisa berkesempatan untuk menjawab pertanyaan dari seorang Ibu Sherly Tjoanda," tulis Gisela Thesa dikutip Sabtu (2/5/2026).
Sosok Sherly Tjoanda di Mata Gisela Thesa
- Puteri Indonesia 2026
Lebih lanjut, Gisela Thesa memberikan gambaran tentang sosok Sherly Tjoanda. Gubernur Malut itu tidak hanya dikenal sebagai Gubernur tercantik hingga terkaya di Indonesia.
Di sisi lain, Sherly Tjoanda juga tidak sekadar berfokus pada infrastruktur. Gubernur Malut tersebut kerap kali mendorong pembangunan yang dapat dinikmati masyarakatnya secara merata.
Sherly Tjoanda menunjukkan komitmen perjuangan terhadap emansipasi perempuan Indonesia. Ia berhasil memperlihatkan bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin untuk masyarakat.
"Sosok pemimpin perempuan yang menjadi panutan kita semua," kata Gisela.
Tak ayal, Gisela Thesa diminta memberikan pandangan tentang peran pemimpin perempuan. Sherly Tjoanda ingin mengetahui bagaimana perempuan dapat menciptakan lingkungan secara inklusif.
Gisela mengaku pandangan ini sangat menyentuh hatinya. Ia yang dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Pendidikan langsung mencontohkan sosok pemimpin perempuan yang menjadi panutan adalah Sherly Tjoanda.
Menurut Gisela, istri mendiang Benny Laos itu tidak hanya sebagai panutannya, tetapi juga berhasil menempatkan bahwa perempuan mampu menjadi pemimpin di mata masyarakat Indonesia.
"Ketika ditanya tentang bagaimana peran pemimpin perempuan untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, tanpa berpikir panjang aku langsung memberikan contoh yaitu beliau sendiri," jelasnya.
Finalis Puteri Indonesia dari DKI Jakarta 2 itu mengucapkan terima kasihnya. Baginya, Sherly Tjoanda sebagai sosok perempuan yang mampu menginspirasi perempuan di Indonesia.
"Terima kasih Ibu Sherly sudah menjadi inspirasi kami semua perempuan Indonesia," ucapnya.
Selain itu, Gisela mengungkapkan kebahagiaannya terpilih sebagai Puteri Indonesia Pendidikan 2026. Perjalanannya melalui berbagai rangkaian kegiatan ini diabadikan olehnya.
"Sungguh pengalaman yang tak akan terlupakan seumur hidup," tukasnya.
Sebelumnya, Gisela tampil dalam ajang Grand Final Puteri Indonesia 2026 pada Jumat (24/4/2026). Di momen ini, ia menunjukkan aksinya di hadapan beberapa juri.
Beberapa tokoh yang menjadi juri di ajang grand final ini, di antaranya Ketut Permata Juliastrid Sari (Miss Cosmo 2024), Kusuma Ida Anjani (Direktur PT Mustika Ratu, Tbk & Ketua Penyelenggara Pemilihan Puteri Indonesia 2026).
Kemudian, ada Maman Abdurrahman (Menteri UMKM RI), Widiyanti Putri Wardhana (Menteri Pariwisata RI), Ashanty Hermansyah (Artis), Kusumadewi Sutanto (Ketua Bidang Organisasi Yayasan Puteri Indonesia), Harashta Haifa Zahra (Miss Supranational 2024), serta Mega Angkasa (Direktur PT Mustika Ratu Entertainment & Head of Communication PT Mustika Ratu, Tbk & Yayasan Puteri Indonesia).
Saat terpilih dalam Top 6 Puteri Indonesia 2026, Gisela mendapat kesempatan menjawab pertanyaan dari Sherly Tjoanda. Sambil menggunakan bahasa Inggris, Gubernur Malut mulanya mengapresiasi Gisela.
"Selamat malam, gimana perasaannya? Selamat ya untuk DKI Jakarta 2 sudah masuk di Top 6," ujar Sherly Tjoanda.
Selepas itu, Sherly Tjoanda langsung melontarkan pertanyaan kepada Gisela. Wanita berusia 43 tahun ini menginginkan jawaban dari pandangan perwakilan DKI Jakarta 2 itu tentang pemimpin perempuan.
"Bagaimana seorang pemimpin perempuan dapat membentuk masyarakat yang lebih inklusif dan berdampak besar saat ini?," tanya Sherly Tjoanda.
Dengan getaran kemampuan bahasa Inggris, Gisela memuji Sherly. Ia mendukung bahwa Indonesia kini membutuhkan sosok pemimpin perempuan.
Gisela memahami ada perbedaan pandangan mengenai antara pemimpin laki-laki dan perempuan. Namun, ia berpendapat bahwa perempuan juga mampu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
"Kami membutuhkan pemimpin wanita untuk memimpin dengan empati dengan berorientasi pada solusi dan juga lingkungan kolaboratif," bebernya.
Ia bahkan menyebut Sherly Tjoanda adalah contohnya. Tak heran, ia menilai Sherly layak menduduki jabatan sebagai Gubernur Malut.
"Misalnya ibu Sherly Joanda sendiri. Dia pemimpin wanita Indonesia yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, saya ingin mengundang setiap wanita Indonesia agar tidak takut untuk memimpin. Wanita memiliki suara yang sangat kuat untuk masa depan Indonesia yang lebih cerah. Terima kasih banyak," tutur Gisela.
(hap)