- Instagram @s_tjo
Reaksi Kocak Gubernur Malut Sherly Tjoanda saat Diminta Berpose 'Terbang' oleh Emak-emak Calon Jemaah Haji
tvOnenews.com - Sherly Tjoanda Laos, Gubernur Maluku Utara tampak terkejut ketika para ibu calon jemaah haji asal Malut mengajak foto bersama-sama.
Bukan sekadar foto biasa, para emak-emak calon jemaah haji tersebut meminta Sherly Tjoanda untuk berpose 'terbang' yang melambangkan perjalanan spiritual ke tanah suci.
Tercatat ada 768 calon haji asal Maluku Utara yang kini telah berkumpul di Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar. Mereka dilepas oleh Gubernur Malut Sherly Tjoanda.
Dalam kesempatan tersebut, Sherly Tjoanda awalnya menjelaskan jika para calon jemaah haji asal Maluku Utara nantinya akan mendapat tambahan biaya hidup total senilai Rp1,152 miliar.
Atau jika dirincikan kepada 768 calon haji, maka setiap orangnya akan mengantongi Rp1,5 juta. Nominal ini mengalami kenaikan setelah tahun lalu hanya Rp500 ribu.
"Ada bantuan dari Pemprov Maluku Utara berupa uang saku," kata Sherly Tjoanda dikutip Sabtu (2/5/2026).
"Ini adalah bentuk perhatian kami terhadap bapak ibu, berharap seluruh pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan baik dan nyaman serta khusyuk," jelasnya.
Reaksi Sherly Tjoanda Setelah Diminta Pose Unik oleh Calon Haji
- Instagram @s_tjo
Setelah menyampaikan pesan-pesan, tiba saatnya Sherly Tjoanda turun dari panggung untuk bersalaman kepada para calon jemaah haji.
Sambil bersalaman, istri dari mendiang Benny Laos tersebut juga meminta agar calon jemaah haji menjaga kesehatan dan patuh aturan selama beribadah.
Kemudian, calon jemaah haji khususnya 'emak-emak' bergiliran untuk berfoto dengan Gubernur Malut Sherly Tjoanda.
Namun, ada permintaan khusus dari para ibu calon jemaah haji itu yakni meminta Sherly Tjoanda agar tangannya berpose ala 'pesawat terbang'.
"Terbang, terbang," minta emak-emak calon haji kepada Sherly Tjoanda.
Sherly Tjoanda pun bingung dengan maksud dari para ibu tersebut. Dengan reaksinya yang jenaka, sang gubernur lantas bertanya.
"Terbang kemana?," tanya Sherly Tjoanda.
Sampai akhirnya para emak'emak tersebut mempraktikkan tangannya dengan gaya pesawat terbang yang menandakan bahwa mereka akan bertolak ke tanah suci.