news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa barat, Dedi Mulyadi marah menyoroti kebersihan kondisi jalan ke Karst Karawang, lokasi pertambangan di Karawang Selatan.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Minggu, 3 Mei 2026 - 03:03 WIB
Reporter:
Editor :

Karawang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti kebersihan jalan di kawasan Karst Karawang. Perhatian itu terjadi saat menuju lokasi pertambangan di Karawang Selatan.

Dedi Mulyadi melakukan peninjauan lokasi tambang pabrik semen di kawasan Kecamatan Tegalwaru, Karawang Selatan, Kamis (30/4/2026). Ia ingin mengevaluasi kepatuhan perusahaan terhadap dokumen AMDAL dan legalitas perizinan operasional.

Dedi Mulyadi melihat tidak ada perawatan kebersihan jalan menuju area Karst Karawang. Ia berpendapat jalan ke Karawang Selatan sangat kumuh dan kotor.

KDM sapaannya menumpahkan amarahnya. Hal itu terjadi saat turun dari mobil seusai tiba di lokasi Blok B perusahaan tambang dan disambut oleh Wakil Bupati Karawang serta jajarannya.

"Ini lagi habis marahin anak buah dia, petugas kebersihannya enggak ada di jalan," ujar Dedi Mulyadi saat menegur salah satu kepala dinas setempat diunggah melalui kanal YouTube pribadinya dikutip, Minggu (3/5/2026).

Dedi Mulyadi Soroti Kinerja Petugas Kebersihan di Karawang Selatan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) didampingi jajaran Pemkab Karawang meninjau lokasi tambang batu kapur untuk pabrik semen di kawasan Karst Karawang
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Kepala dinas tersebut langsung menjelaskan kepada Dedi Mulyadi. Ia sudah menugaskan petugas kebersihan dengan masing-masing berjarak satu kilometer.

Dedi Mulyadi justru membantah pembelaan tersebut. Ia merasa heran tidak ada petugas lapangan yang membersihkan di sepanjang jalan menuju Karawang Selatan.

"Enggak ada satu kilometer pun yang coba dibersihkan. Padahal ada Gubernur tapi asalnya memang tidak bekerja," imbuh KDM.

Lebih lanjut, mantan Bupati Purwakarta ini menyinggung kebiasaan terjadi di setiap daerah. Ia memahami banyak yang memberikan laporan hasil kinerja melalui foto dan video.

Ia mengambil contoh saat menuju lokasi pertambangan. Ia berpendapat petugas kebersihan yang bekerja di lapangan mempunyai kebiasaan mengirim foto dan video untuk absen dan laporan.

Gubernur Jabar ini justru tidak ingin pegawai kebersihan di Jabar mempunyai kebiasaan tersebut. Ia memahami hal itu sebagai syarat memenuhi absen telah bekerja.

Namun, KDM mengutamakan mereka benar-benar bekerja. Pasalnya, kebohongan laporan berupa foto dan video sudah sering terjadi karena tidak sesuai dengan fakta sesungguhnya di lapangan.

"Pegawai yang di lapangan jangan punya kebiasaan suruh divideo sama difoto. Nanti laporannya cuma video sama foto doang lho," terangnya.

"Nggak usah kayak begitu. Harus bersih jalannya, kalau bisa lihat pakai drone," sentil dia.

Pria berusia 55 tahun ini menjelaskan seharusnya Kepala UPTD di Kabupaten Karawang rutin melakukan pemantauan. Tujuannya memastikan para petugas di lapangan bekerja dengan baik.

"Yang namanya pegawai jalan itu, si Kepala UPTD apa pun harus keliling," terangnya.

Menurutnya, proses pemantauan bisa menggunakan kendaraan sepeda motor. Ia berpendapat hal ini sudah sangat sederhana memantau petugas kebersihan di lapangan.

Sambil meluapkan emosinya, KDM meminta para mandor yang ditugaskan memperintahkan petugas segera dikumpulkan. Tujuannya menyikapi keteledoran terhadap kebersihan jalan di Karawang Selatan.

"Cukup itu pakai motor melihat situasi (kebersihan jalan). Berarti mandornya tidak kerja, kumpulkan mandornya. Jelek (jalannya)," tegasnya.

"Diam, saya lagi ngambek nih. Jelek jalannya," ucapnya sambil berkelakar sebelum melanjutkan peninjauan perusahaan tambang pabrik semen di lokasi tersebut.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral