news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan bantuan kepada salah satu warga Depok..
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Lembur Pakuan

Dedi Mulyadi Terharu, Nenek 67 Tahun yang Setia pada Almarhum Suami Diberi Hadiah Rumah

Kisah setia Mak Acih (67 tahun) yang menjanda selama puluhan tahun menyentuh hati Dedi Mulyadi hingga berujung hadiah rumah saat perayaan Hari Jadi Kota Depok
Minggu, 3 Mei 2026 - 11:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menarik perhatian publik saat bertemu seorang warga Depok yang telah puluhan tahun menjalani hidup sebagai janda.

Momen itu terjadi dalam acara hiburan rakyat yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Depok ke-27.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi—yang akrab disapa KDM—memanggil seorang ibu paruh baya ke atas panggung. Ia kemudian memperkenalkan dirinya sebagai Sri Amirasih, yang juga dikenal sebagai Mak Acih.

Gubernu Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan bantuan salah satu warga Depok.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Lembur Pakuan Channel

"Saya asli Betawi Pak, Jakarta, saya tinggal di Gang Nangka Pak," ujar Mak Acih.
Percakapan pun berlanjut ketika KDM menanyakan statusnya.

"Sudah bersuami?" tanya KDM.

"Sudah Almarhum," jawab Mak Acih.

Mak Acih mengungkapkan bahwa dirinya telah menjanda sejak tahun 1990-an. Hal itu membuat KDM terkejut.

"Sudah 36 tahun, ibu sudah menjanda sejak muda ya," ucapnya.

"Iya, meninggalnya mendadak Pak," balas Mak Acih.

Kini, di usia 67 tahun, Mak Acih diketahui telah menjanda sejak usia 31 tahun.
"Kawin lagi nggak?" tanya KDM.

"Nggak," jawabnya singkat.

KDM pun menunjukkan kekagumannya, yang disambut tepuk tangan dari para penonton.

"Hebat," ucapnya.

"Apa yang membuat ibu bertahan?" lanjut KDM.

"Karena ingat kebaikannya Pak," jawab Mak Acih.

"Jadi ibu itu cintanya hanya ke suami? tidak ada yang lain?" tanya KDM lagi.

"Iya betul, nanti bertemunya dengan suami di Surga Pak," ungkapnya.

Mak Acih kemudian menjelaskan alasan dirinya tidak menikah lagi setelah kepergian suaminya. Ia merasa belum tentu menemukan sosok yang sebaik almarhum.

"Bukannya enggak mau menikah lagi Pak ya, soalnya saya ingat kebaikan, belum tentu kalau saya menikah lagi (seperti) Almarhum," tuturnya, yang kemudian disambut pelukan hangat dari KDM.

Dalam kesempatan itu, Mak Acih juga bercerita tentang kehidupannya. Ia memiliki tiga orang anak dan kini sehari-hari mengurus cucu dari anak keduanya. Ia juga mengungkapkan bahwa menantunya telah meninggal dunia.

"Karena suami (anak perempuan) sudah meninggal, jadi kerja serabutan," katanya.
"Jadi anaknya janda lagi?" tanya KDM, yang dijawab dengan anggukan oleh Mak Acih.

Ia menjelaskan bahwa putrinya bekerja serabutan, termasuk menjadi buruh cuci, untuk mencukupi kebutuhan hidup.

"Rumah punya sendiri bukan?" tanya KDM.

Mak Acih pun mengaku bahwa ia masih tinggal di rumah kontrakan yang dibayar anaknya sebesar Rp700 ribu per bulan.

Mendengar kisah tersebut, KDM menyampaikan rasa kagumnya.

"Satu, dia mampu mempertahankan cintanya selamanya, tidak semua manusia punya ini. Dua, anaknya sudah susah, tapi masih ngurus emaknya," ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, KDM memberikan bantuan uang tunai kepada Mak Acih, disusul oleh para pejabat daerah dan tokoh yang turut memberikan bantuan.

Tak hanya itu, Mak Acih juga mendapat hadiah yang lebih besar—sebuah rumah.

"Nanti sama Pak Walikota uangnya mau dijadiin rumah, ibu ke rumah nggak usah bawa uang, nanti ibu dalam waktu tiga hari, uangnya berubah menjadi rumah pribadi atas nama ibu," ungkap KDM.

Pernyataan tersebut langsung disambut tangis haru dari Mak Acih yang tak menyangka akan mendapatkan bantuan sebesar itu. (ind)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral