news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Sherly Tjoanda.
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Lihat Kondisi Kamar Mandi Calon Penerima Bantuan RTLH 2026: Terbuka di Alam

​​​​​​​Gubernur Sherly Tjoanda kaget lihat kamar mandi calon penerima RTLH 2026 terbuka di alam, langsung ambil langkah perbaikan rumah warga.
Selasa, 5 Mei 2026 - 08:16 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kondisi memprihatinkan rumah calon penerima bantuan RTLH 2026 benar-benar membuat Sherly Tjoanda tertegun. 

Saat meninjau langsung ke lokasi, ia bahkan dibuat kaget melihat kamar mandi yang “terbuka di alam”. 

Momen ini menjadi gambaran nyata betapa mendesaknya program perbaikan rumah layak huni bagi masyarakat prasejahtera.


Gubernur Sherly Tjoanda. (Sumber: Instagram @s_tjo)

Pemerintah Provinsi Maluku Utara sendiri telah meluncurkan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2026 pada 14 Februari 2026. 

Program yang dipimpin oleh Gubernur Sherly ini menargetkan pembangunan dan rehabilitasi 1.200 unit rumah di seluruh kabupaten/kota. 

Fokusnya adalah hunian tipe TP36 dengan anggaran material Rp60 juta per unit, guna memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak.

Dalam pelaksanaannya, program RTLH 2026 juga melibatkan Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara untuk mempercepat sertifikasi tanah, serta BPKP Maluku Utara dalam hal pengawasan. 

Upaya ini dilakukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya pada 5 Mei 2026, Gubernur Sherly membagikan momen saat meninjau langsung rumah calon penerima bantuan.

“Setelah keg upacara Hardiknas kemarin, mampir melihat rumah calon penerima bantuan RTLH 2026 … memastikan bantuan renov rumah tidak layak huni tepat sasaran,” tulisnya.

Saat berada di lokasi, ia langsung memperhatikan kondisi rumah yang jauh dari kata layak.

“Kalau hujan masuk dong ya, Bu ya? Bocor dari sini juga atau masuk dari sana,” ujar Sherly Tjoanda sambil menunjuk bagian langit-langit rumah.

Pemilik rumah menjelaskan bahwa air hujan masuk dari bagian belakang. Tak berhenti di situ, Gubernur Sherly kemudian mengelilingi rumah hingga ke bagian belakang, tempat kamar mandi berada.

Kondisi kamar mandi tersebut bahkan lebih memprihatinkan. Terletak terpisah dari bangunan utama, kamar mandi itu berada di area terbuka.

“Air dari mana?” tanya Gubernur Sherly.

Pemilik rumah menjawab bahwa air harus diambil dari luar lalu dibawa ke dalam kamar mandi.

Saat ditanya soal kebutuhan buang air besar, pemilik rumah mengaku harus menggunakan fasilitas umum.

“Ke WC umum di gereja,” jawabnya.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Sherly tampak semakin prihatin.

“Ini kalau mandi gimana? Orang-orang bisa lihat,” ucapnya.

Pemilik rumah pun menjawab sambil tersenyum, “Nanti mandinya malam-malam.”

“Kalau ada yang sembunyi?” tanya Sherly lagi.

Pemilik rumah hanya tersenyum, dan Gubernur Sherly pun menanggapi singkat, “Terbuka di alam.”

Temuan ini menjadi salah satu alasan kuat bagi Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk mempercepat realisasi program RTLH 2026. 

Setelah mengecek langsung kondisi rumah, Gubernur Sherly segera mengambil keputusan terkait tata letak pembangunan.

“Ini karena tanahnya besar, bangunan di depan enggak usah dihancurin, bangun di belakang saja,” ujar Sherly.

Ia juga menambahkan perbaikan pada bagian atap rumah agar lebih layak.

“Tambah seng supaya kalau hujan enggak masuk,” ucapnya sambil menunjuk bagian rumah yang bocor.

Momen ini sekaligus menegaskan komitmen Gubernur Sherly dalam memastikan program RTLH 2026 berjalan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat yang paling membutuhkan.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:10
07:27
04:27
01:30
01:12
02:25

Viral