- dok.kolase tvOnenews.com/ Instagram t_jo/Instagram malut prov
Curahan Hati Seorang Ibu Langsung Dijawab Sherly Tjoanda, Gubernur Malut itu dapat Kecupan Kasih Sayang
Jakarta, tvonenews.com- Tidak pernah disangka oleh Gubernur Sherly Tjoanda yang dalam kunjungannya mendapatkan kecupan kasih sayang dari seorang warga.
Momen manis tersebut viral di media sosial, karena ditayangkan diakun resmi Pemerintah Maluku Utara @malutprov dan instagram pribadinya Sherly Tjoanda Laos @t_jo.
Video yang berdurasi kurang lebih 2 menit itu, dihujani komentar posotif dan dukungan untuk Gubernur Sherly yang terkenal ramah dengan warganya.
- Tangkapan layar Youtube Merry Riana
Gubernur Maluku Utara itu melakukan kunjungan kerja bersama Komisi V di wilayah Ternate Selatan. Dengan tujuan untuk melihat perkembangan proyek pembangunan sabo dam.
Diketahui sebanyak 20 sabo dam akan dibangun untuk melindungi warga Ternate dari bencana, karena posisi warga di area Gunung Gamalama.
"Komisi V DPR RI hadir bersama, menyatukan arah agar penanganan tidak berjalan sendiri-sendiri. 20 sabo dam bukan sekadar proyek," tulis dalam akun Sherly Tjoanda, Rabu (6/5).
"Ini adalah ikhtiar bersama—menahan laju material, mengendalikan aliran, dan memberi ruang aman bagi warga Ternate dari ancaman Gunung Gamalama. Bertahap, dari Rua ke Sasa hingga Kastela, ditopang penataan ruang yang lebih tegas dan akses yang terus diperbaiki," tegas Sherly.
"Karena ini bukan hanya tentang membangun, tapi tentang memastikan kita lebih siap ke depan," pesan Gubernur Malut itu.
Siapa sangka dalam kunjungannya tersebut, dia berkesampatan mendengar langsung curahan hati dari seorang ibu yang mana warga setempat.
- dok.kolase tvOnenews.com/ Instagram t_jo/Instagram malut prov
Dengan tegas pula, Sherly menjawab curhatan warganya yang takut kalau ada banjir.
"ibu-ibu itu anak-anak jangan main dekat sini (lokasi proyek), jangan juga suka selfi-selfi nanti bisa jatuh," ucapnya dalam video tersebut.
"Jalan sini itu harus kalau banjir, dia tetap itu turun bu," saut seorang Ibu, salah satu warga di area Gunung.
"iya nanti, masih kurang satu nanti ditambah satu lagi ya (sabo)," jawab Gubernur Malut itu. Tiba-tiba langsung mendapatkan kecupan pipi sebagai kasih sayang.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan evaluasi pasca-bencana banjir bandang Agustus 2024, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara memetakan kebutuhan total 20 unit Sabo Dam untuk mengamankan titik-titik rawan.
"Target kita adalah membuat kawasan ini jauh lebih aman dan tangguh dibanding sebelum bencana. Infrastruktur ini bukan sekadar bangunan, tapi nyawa bagi perlindungan warga di kaki Gunung Gamalama," ungkap Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dalam laman Malutprov.
Lebih lanjut juga, Kepala BWS Maluku Utara, M. Saleh Talib, merincikan progres proyek strategis yang telah rampung (2025).
Diketahui terdapat Dua unit Sabo Dam di Sungai Rua senilai Rp40 miliar, lengkap dengan normalisasi sungai dan perkuatan tebing (revetment).
"Tahun Anggaran 2026 pihaknya fokus bergeser ke Sungai Sasa (kontrak Rp24 miliar) dan Sungai Kastela (proses lelang Rp20 miliar). Target 2027-2028 adalah percepatan pembangunan 16 unit sisa untuk melengkapi sistem proteksi seluruh Pulau Ternate," jelasnya.(klw)