- instagram Sherly Tjoanda
Reaksi Spontan Sherly Tjoanda Kaget Lihat Dapur Warga di Kunjungan RTLH 2026: Tarada Maitua Ya? Kalo Ada Maitua Dapur Rapih
tvOnenews.com - Reaksi netizen kembali tak terduga saat Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, membagikan aktivitasnya usai menghadiri Upacara Hardiknas.
Bukannya menyoroti agenda kunjungan ke calon penerima bantuan RTLH 2026, perhatian publik lagi-lagi tersedot pada kostum yang dikenakan gubernur cantik tersebut.
PDH berwarna pink yang ia pakai langsung menjadi bahan obrolan hangat di media sosial. Fenomena ini seolah berulang.
Visual yang mencolok lebih cepat viral dibanding substansi kunjungan. Padahal, di balik kostum pink Gubernur Malut Sherly Tjoanda, terdapat cerita nyata tentang kondisi warga yang membutuhkan bantuan.
Bahkan, salah satu momen yang paling menyita perhatian justru terjadi saat ia masuk ke dapur rumah warga, bukan karena kemewahan, melainkan kondisi yang memprihatinkan sekaligus komentar spontan yang mengundang gelak tawa.
Dalam unggahan Instagram, Sherly Tjoanda menuliskan, “Setelah keg Upacara Hardiknas kemarin, mampir melihat rumah calon penerima bantuan RTLH 2026, memastikan bantuan renov rumah tidak layak huni - tepat sasaran.”
Dapur Berantakan dan Candaan “Cari Istri Baru”
Momen menarik terjadi ketika Sherly berkunjung ke salah satu rumah warga. Ia menyusuri bagian rumah hingga ke dapur. Saat membuka tirai berwarna kuning, ia langsung bereaksi spontan melihat kondisi dapur yang berantakan.
- instagram Sherly Tjoanda
“Tarada Maitua (istri) ya? Oh Maitua tarada. Cari Maitua (istri) baru. Kalo ada maitua dapur rapih. Normalnya begitu. Dapurnya berantakhannn,” ujar Sherly dengan nada gemas.
Ucapan tersebut sontak mengundang tawa di lokasi sekaligus menjadi perhatian publik. Gaya komunikasinya yang santai dan membumi membuat interaksi terasa cair, meski membahas kondisi rumah yang sebenarnya memprihatinkan.
Di sisi lain, momen ini juga menjadi potret sederhana tentang realitas sosial. Ketiadaan pasangan di rumah tersebut berdampak pada pengelolaan rumah tangga, termasuk dapur yang tidak terurus.
Dibandingkan rumah tangga pada umumnya yang lebih tertata, kondisi ini memperlihatkan sisi lain kehidupan warga prasejahtera.
RTLH 2026 Ungkap Realita Hunian yang Jauh dari Layak
Di balik candaan ringan itu, kunjungan Sherly Tjoanda tetap mengungkap persoalan serius. Program calon penerima bantuan RTLH 2026 memang menyasar rumah-rumah dengan kondisi tidak layak huni.
Selain dapur yang berantakan, Sherly juga menemukan berbagai persoalan lain, mulai dari atap bocor hingga fasilitas sanitasi yang minim.
Bahkan sebelumnya, ia sempat melihat kamar mandi yang berada di ruang terbuka tanpa perlindungan memadai.
- instagram Sherly Tjoanda
Program RTLH 2026 sendiri menargetkan pembangunan dan renovasi 1.200 unit rumah dengan anggaran material Rp60 juta per unit.
Dibandingkan standar hunian layak, angka ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar seperti atap yang tidak bocor, sanitasi layak, dan ruang hidup yang aman.
Sherly juga langsung memberikan arahan teknis di lapangan. “Ini karena tanahnya besar, bangunan di depan enggak usah dihancurin, bangun di belakang saja,” ujarnya. Ia turut menekankan perbaikan atap agar tidak lagi bocor saat hujan.
Pada akhirnya, kisah Gubernur Malut Sherly Tjoanda kembali menunjukkan kontras yang menarik. Di satu sisi, kostum pink dan citra gubernur cantik terus mencuri perhatian publik.
Di sisi lain, kunjungan ke calon penerima bantuan RTLH 2026 justru membuka realita yang jauh lebih penting, mulai dari dapur berantakan hingga kondisi hunian yang belum layak. (udn)