- Tangkapan layar YouTube GubSherly
Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek
Bagi Sherly, mereka masih dalam masa pertumbuhan. Maka dari itu, pemerintah harus lebih gencar terutama pihak sekolah agar menambah pasokan makanan untuk para siswa.
"Masih kurang ya, lapar ya? Ikannya kurang Pak Kepala Sekolah, ini lagi masa pertumbuhan. Butuh ikan lebih banyak atau nasih lebih banyak?," terangnya.
"Dua-duanya," ucap para siswa dengan kompak.
Lebih lanjut, Sherly menganggap kebutuhan asupan makanan untuk siswa perempuan dinilai cukup. Sebab, hal ini sebagai upaya menjaga kesehatan dan kondisi tubuh mereka.
"Cukup sudah cewek-cewek diet, yang cowok-cowok kurang. Toh, saya membantu menyuarakan hati," tuturnya.
Lanjut, Sherly kemudian memastikan aspek lainnya terkait kelancaran Program SR. Mulai dari tenaga pengajar hingga fasilitas sekolah untuk kenyamanan proses belajar mengajar.
"Sekolahnya terutama guru-gurunya bagus tidak? Sudah dapat laptop? Untuk seragam, satu orang dapat berapa? Baju tidur juga dapat? Jadi, tidur pakai baju apa? Biasa?," tanya Sherly.
Para siswa kompak menjawab beberapa aspek tersebut sudah dinikmati olehnya. Kemudian, Sherly membandingkan kenyamanan antara program SR dan sistem sekolah biasa.
"Enak sekolah yang dulu atau kayak begini?," tanya Sherly lagi.
Para siswa mengaku lebih nyaman mengikuti Program SR. Bahkan, mereka sampai menginap di sekolah lantaran mendapat fasilitas yang layak.
Diketahui, Program Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan menggunakan sistem berasrama gratis (boarding school). Program ini berasal dari Presiden Prabowo Subianto.
Tujuan adanya program ini memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Pemerintah menyediakan pendidikan yang semakin berkualitas, mulai dari jenjang SD hingga SMA untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu atau mengalami kesulitan ekonomi.
Program ini berada di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos). Kebetulan, Kemensos dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut belakangan ini melakukan pertemuan untuk memastikan kelancaran Sekolah Rakyat.
Di Kantor Kemensos, Rabu (29/4/2026), Sherly Tjoanda dan Mensos, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyepakati tiga aspek layanan terpadu, salah satu di antaranya Sekolah Rakyat.
Sherly tentu menyambut dukungan dari Kemensos. Ia berharap agar Sekolah Rakyat tidak mengalami hambatan apa pun terutama di Maluku Utara.