- dok.kolase tvOnenews.com / instagram tvonenews/Youtube Denny Sumargo
Sebelum Alami Gangguan Psikologis, Korban Sempat Mengaku pernah Dilecehkan Pelaku yang Kini Melarikan Diri
Jakarta, tvonenews.com- Baru-baru ini muncul sebuah video yang menceritakan, adanya dugaan pelecehan seksual dialami seorang anak masih sekolah dasar (SD).
Dalam video yang ditayangkan dalam youtube Denny Sumargo. Sang Ibu berinisial MT menyampaikan anaknya masih berusia 12 tahun.
Sang anak yang masih usia 12 tahun itu mengalami pelecehan, karena mengaku sempat mau diperkosa. Kabar tersebut diketahui MT setelah anaknya dijemput sama si pelaku.
Sesampainya di rumah Pelaku, yang merupakan oknum TNI. Sang anak sudah dalam keadaan lemas dan menangis karena dilecehkan oleh pelaku.
"jadi pelaku sudah lakukan aksinya di dalam mobil?," tanya Denny dikutip dari Youtube Denny Sumargo, Kamis (7/5).
"iya, katanya bahkan sempat mau dikunci agar tidak bisa keluar dan dia di bawa ke garasi," ungkap MT.
"dikasih turun dari mobil dan si anak di turunkan dan duduk di lantai. Pelaku naik ke lantai 2 dan turun kembali dan langsung pergi bawa mobil tinggalkan anakku," ucap sang ibu dengan nada amarah.
Buntut dari kejadian tersebut, MT mengaku sang anak mengalami trauma. Sebab sang anak seringkali melukai dirinya sendiri.
"dia sudah sering kali melukai dirinya sendiri, dengan cakar (praktikan garuk area paha), dia suka histeris kalau mau dipegang," ucap sang ibu sambil menunduk.
"itu psikologisnya dia melukai diri sendiri, sakit bang (sambil usap dada)," lirih MT sebagai Ibu korban.
- dok.kolase tvOnenews.com / instagram tvonenews/Youtube Denny Sumargo
Dalam ceritanya, MT mengatakan secara jelas kalau sang anak mengaku alami pelecehan seksual, kala sepulang sekolah.
"Mama saya mau diperkosa dengan bapaknya Ilong (bapak dari sepupunya/pelaku)," ucap sang anak yang melalui telepon setelah dijemput pulang oleh pelaku dan ditinggalkan di rumah pelaku.
Pelakunya disebut oknum TNI asal Konawe, Sulawesi Tenggara. Namun si oknum ini dikatakan melarikan diri.
Merangkum informasi pemeberitaan nasional, kasus naik dilaporkan sekitar pada April 2026.
Kasus ini disampaikan lewat unggahan Youtube Denny Sumargo dalam deskripsi, sudah masuk dalam laporan ke Denpom PM Kendari.
Pelaku disebutkan melarikan diri hingga saat ini. "Kasus ini sudah dilaporkan ke Denpom PM Kendari, saat ini masih proses penyelidikan, dan pelaku melarikan diri," bunyi keterangan video tersebut.(klw)