- Instagram @s_tjo
Usai Pidato Panjang di Depan ASN, Gaya Bicara Gubernur Sherly Tjoanda 'Bikin Salfok' Warganet
tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kembali menjadi perhatian publik usai memimpin Apel Gabungan ASN yang digelar di Kantor Gubernur Sofifi, Rabu (6/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sherly menyampaikan pidato panjang berisi sejumlah arahan penting kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pada apel perdana bulan Mei 2026 itu, Sherly menegaskan komitmennya terkait pembayaran gaji ASN tepat waktu.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menjaga keberlanjutan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada tahun 2027 mendatang.
Tak hanya itu, Sherly turut menargetkan peningkatan skor Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan di Maluku Utara.
- Ilustrasi AI/ChatGPT - Instagram/s_tjo
Namun menariknya, perhatian warganet justru bukan tertuju pada isi pidatonya.
Banyak netizen dibuat “salfok” dengan gaya bicara Sherly yang dinilai berbeda dari kebanyakan pejabat daerah.
Dalam video yang beredar di media sosial, Sherly tampak menyampaikan materi tanpa membaca teks.
Ia berbicara dengan tempo cepat, namun tetap terdengar jelas dan mudah dipahami.
Gaya penyampaiannya itu pun menuai banyak pujian dari warganet di kolom komentar.
“Tanpa teks namun sangat cepat jelas mudah dipahami, keren banget sih bu,” tulis seorang netizen.
Komentar lain juga memuji penguasaan materi Sherly saat berbicara di depan publik.
“Wahai para gubernur di Indonesia, Gubernur Maluku Utara sangat layak menjadi the best role model, sangat menguasai jobdesk, bekerja dengan tulus untuk rakyatnya,” tulis warganet lainnya.
- malutprov.go.id
Tak sedikit pula yang menyoroti kefasihan Sherly saat berbicara spontan tanpa jeda panjang.
“Baru ini kulihat manusia yang ngomong gak pakai mikir. Langsung cas cus aja kalau ngomong, gak a e a e,” komentar akun lainnya.
Sementara itu, netizen lain ikut kagum karena Sherly dinilai hafal seluruh data dan materi yang disampaikan.
“Hebat, tanpa teks, hafal semua data dan materi di luar kepala,” timpal pengguna media sosial lainnya.