- Instagram/s_tjo
Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat
tvOnenews.com - Sherly Tjoanda kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat adat di Maluku Utara.
Setelah sebelumnya menyampaikan keinginan untuk bertemu langsung dengan masyarakat Suku Togutil, kini ia benar-benar mendatangi wilayah pedalaman Halmahera untuk melihat kondisi kehidupan mereka dari dekat.
Kunjungan berkunjung ke Desa Koli, Oba, Kota Tidore Kepulauan, Rabu (6/5/2026) itu menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam memperhatikan keberlangsungan hidup masyarakat adat yang selama ini tinggal jauh dari pusat pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Sherly juga mengajak perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk ikut melihat langsung kondisi warga sekaligus membahas rencana pembangunan pemukiman bagi masyarakat Suku Togutil.
- Instagram/@s_tjo
Melihat Langsung Kehidupan Warga di Pedalaman
Dalam kunjungan itu, Sherly berdialog langsung dengan warga mengenai kehidupan sehari-hari mereka.
Ia melihat langsung kondisi keluarga, sumber pangan, hingga berbagai keterbatasan yang masih dihadapi masyarakat di kawasan pedalaman tersebut.
Sebagian warga diketahui masih tinggal di rumah sederhana dengan fasilitas yang sangat terbatas.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, masyarakat banyak mengandalkan hasil hutan, berburu, dan tanaman liar di sekitar kawasan tempat tinggal mereka.
Situasi tersebut membuat Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai menyiapkan program pemukiman agar masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih layak sekaligus lebih mudah mendapatkan pelayanan pemerintah.
Tak hanya soal rumah, pemerintah juga menyiapkan program pendampingan agar warga dapat mulai bercocok tanam dan beternak secara mandiri.
“Kalau sudah di pemukiman nanti diberikan bantuan beras bulanan dan bisa mulai berkebun serta memelihara ayam,” ujar Sherly Tjoanda.
- Instagram/s_tjo
Soroti Kesehatan Anak dan Lansia
Tak hanya fokus pada masalah tempat tinggal, pemerintah juga memberi perhatian serius terhadap kondisi kesehatan warga di kawasan tersebut.
Saat melakukan kunjungan, ditemukan sejumlah anak dengan indikasi mengalami masalah gizi.
Karena itu, pemerintah daerah berencana menurunkan tim medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh serta menyalurkan bantuan susu dan vitamin bagi anak-anak.