- Tangkapan layar YouTube GubSherly
Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang
Sherly mengaku bisa mendapat pengalaman baru, terutama dari segi pemahaman masyarakat Suku Togutil yang tinggal di pedalaman dan di area depan terhadap Bahasa Indonesia.
"Mereka biasanya sudah bisa bahasa kita, tapi kalau yang masih tinggal di dalam, dia enggak bisa bahasa kita dan dia pakai bahasa Tobelo," jelasnya sambil jalan melewati hutan.
Selain itu, Sherly juga masih heran banyak warga memiliki nama yang sulit dimengerti. Bahkan, tak sedikit anak-anak yang belum mempunyai nama.
Di momen inilah, istri mendiang Benny Laos itu coba mengajak admin media sosialnya, Nur berbincang. Ia menunjukkan sikapnya yang bikin gemas.
Momen ini kebetulan direkam oleh tim kameramen. Sambil berseloroh, Sherly mengajak bercanda yang menyebutkan agar mereka tidak mendahuluinya.
"Hey sok tahu kalian, nggak tahu jalan tapi jalan terus nanti di hutan sendiri," canda Sherly.
Sherly menunjukkan sikap centilnya. Ia coba memperagakan bagaimana bisa menyulap agar dirinya menghilang.
"Menghilang. Bagaimana mau menghilang segini banyaknya (orang-orang di belakang saya," ucapnya dengan gaya centil.
Di tengah perjalanan itu, Sherly kembali bertemu seorang anak kecil. Ia coba menggandeng anak gadis tersebut untuk menuju kediaman warga lainnya.
Ia dan jajaran Pemprov Malut dan Kemensos tiba di lokasi berikutnya. Ia kembali melihat kehidupan sederhana dilakukan warga sehari-hari.
Sherly Tjoanda Ungkap Program selain Pembangunan Rumah Layak Huni
Sherly kemudian menyampaikan program yang segera direalisasikan oleh Pemprov Jabar. Dari kunjungan itu, ia ingin meningkatkan kualitas gizi bagi masyarakat Suku Togutil terutama terhadap anak-anak.
Selain perbaikan gizi, Gubernur Malut itu menginginkan adanya perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP). Nantinya, setiap keluarga masyarakat Suku Togutil tercatat secara resmi di Kantor Disdukcapil.
Kata Sherly, perekaman KTP terhadap setiap KK memudahkan pemerintah menyalurkan akses bantuan sosial. Rencana pembangunan perumahan seluas 5 hektare juga diharapkan berjalan dengan baik.
(hap)