news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube MPRGOID

Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Berikut kronologi lengkap polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga dewan juri dan MC dinonaktifkan.
Rabu, 13 Mei 2026 - 08:18 WIB
Reporter:
Editor :

Seorang dewan juri sekaligus Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita WB langsung merespons jawaban tersebut. Ia melontarkan pernyataan mengejutkan kepada Regu C.

Dewan juri itu bukannya memberikan poin tambahan, justru mengurangi poin Regu C sebanyak minus lima. Alhasil, ia melontarkan pertanyaan yang sama kepada Regu B dari SMAN 1 Sambas.

Menariknya, Regu B tidak memberikan pernyataan yang berbeda. Jawaban dari perwakilan SMAN 1 Sambas itu serupa dengan Regu C sebelumnya.

"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," jawab perwakilan Regu B.

Regu B mendapat respons "Inti jawaban sudah benar". Jawaban yang serupa dengan Regu C membawa mereka memperoleh 10 poin tambahan dari juri yang sama.

Regu C langsung bereaksi. Mereka menyanggah keputusan tersebut lantaran jawaban yang dilontarkan Regu B sangat persis.

Mereka merasa telah dirugikan. Bagi Regu C, keputusan tersebut tidak adil.

"Izin, tadi kami menjawabnya sama seperti regu B. Sama," kata perwakilan Regu C.

Dyastasita memberikan alasan Regu C mengalami penurunan 5 poin. Jawaban peserta dari SMAN 1 Pontianak tidak menyertakan "Dewan Perwakilan Daerah (DPD)" secara jelas.

"Tadi disebutkan regu C ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada. DPR tadi. Jadi, Dewan Juri tadi berpendapat enggak ada itu Dewan Perwakilan Daerah," terang Dyastasita.

Juri lainnya selaku Kepala Bagian Sekretarian Badan Sosialisasi MPR RI, Indri Wahyuni menyampaikan alasan adanya perbedaan dalam penilaian.

Ia menyebut artikulasi dari Regu C SMAN 1 Pontianak dianggap tidak jelas. Alhasil, ketidakjelasan artikulasi ini membuat Regu C gagal meraih poin dalam sesi tersebut.

"Begini ya, kan sudah diperingatkan dari awal ya, artikulasi itu penting ya. Jadi biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas," terang Indri Wahyuni.

"Kalau menurut kalian sudah, tapi Dewan Juri menilai kalian tidak karena tidak mendengar artikulasi kalian dengan jelas, ya itu artinya Dewan Juri berhak memberikan nilai -5. Jadi sekali lagi kami peringatkan artikulasi diperhatikan ya," lanjutnya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:04
06:14
01:39
01:48
02:40
05:10

Viral