news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)..
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Tak Mau Tutupi Lagi, KDM Blak-blakan Soal Nama Asli Pemberian Sang Ayah: Dedi Mulyadi Hartono

Gubernur Jawa Barat, KDM menceritakan bagaimana dirinya dulu sempat malu bahkan menangis gara-gara nama lengkap yang diberikan sang ayah. Dedi Mulyadi kecil kala itu
Jumat, 15 Mei 2026 - 18:05 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama Dedi Mulyadi kembali ramai dibicarakan publik. Namun kali ini bukan karena kebijakan atau aksi blusukannya sebagai Gubernur Jawa Barat, melainkan kisah lucu masa kecil yang baru diungkap lewat media sosial pribadinya. 

Cerita sederhana soal nama itu mendadak viral karena dianggap relate dengan pengalaman banyak orang saat masih sekolah.

Dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menceritakan bagaimana dirinya dulu sempat malu bahkan menangis gara-gara nama lengkap yang diberikan sang ayah. 

Siapa sangka, bocah yang dulu sering diejek teman sekolah itu kini justru menjadi salah satu kepala daerah paling populer di Indonesia.

Kisah Lucu Nama Dedi Mulyadi yang Jadi Bahan Ejekan

Melalui unggahan Instagram, Gubernur Jawa Barat itu membagikan cerita soal nama lengkapnya yang ternyata sempat berbeda dari yang dikenal publik saat ini. Dedi mengungkapkan bahwa sang ayah awalnya memberinya nama “Dedi Mulyadi Hartono”.

Namun nama tersebut justru memunculkan pengalaman lucu sekaligus memalukan saat dirinya mulai masuk sekolah.

“Dedi Mulyadi Hartono ❌️, Dedi Maling Hayam ✅️,” tulis Dedi dalam caption videonya.

Ia lalu mengenang masa ketika harus memakai name tag bertuliskan “Dedi MH”. Bukannya terlihat keren, inisial tersebut malah dijadikan bahan candaan oleh teman-temannya.

“Begitu masuk sekolah pake nametag Dedi MH, disini (menunjuk bagian dada kiri), wah diejek aing ku babaturan. Wah Dedi MH maling hayam ceunah,” ujar Dedi sambil tertawa.

Candaan itu ternyata cukup membekas di hati Dedi kecil. Ia bahkan mengaku sampai pulang ke rumah sambil menangis dan meminta sang ayah mengganti namanya.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

“Saya tuh pulang, nangis ke bapak saya. Ganti ngarana, ulah pake H. Mulyadi wae hungkul. Kunaon? teu kuat ku babaturan disebut maling hayam,” katanya.

Arti Nama Dedi Mulyadi Ternyata Punya Cerita Sendiri

Di balik kisah lucu tersebut, nama “Mulyadi” ternyata memiliki makna khusus bagi keluarganya. Dedi menjelaskan bahwa sang ayah memberikan nama itu karena proses kelahirannya yang cukup sulit.

“Cuman bapak saya itu Dedi Mulyadi. Mulyadi itu karena lahirnya susah. Jadi gak mau keluar, padahal anak sembilan,” ungkapnya.

Sementara tambahan nama “Hartono” punya alasan yang cukup unik. Menurut Dedi, sang ayah percaya nama tersebut terdengar seperti nama pejabat pada zamannya.

“Kata bapak saya, kunaon pak kudu pake Hartono sagala? Hayang jadi pejabat, kudu pake Hartono. Karena mungkin jaman itu yang populer memang jadi pejabat yah,” lanjutnya.

Namun karena tak tahan diejek teman sekolah, nama “Hartono” akhirnya dihapus. Sejak saat itu, ia lebih dikenal sebagai Dedi Mulyadi hingga sekarang.

Lucunya, tanpa nama “Hartono” pun nasib Dedi ternyata tetap membawanya ke dunia politik hingga akhirnya menjadi Gubernur Jawa Barat.

“Tapi alhamdulillah, tidak pake Hartono juga jadi Gubernur,” ucap Dedi sambil tersenyum.

Kisah masa kecil itu membuat banyak netizen kagum karena memperlihatkan perjalanan hidup Dedi Mulyadi yang penuh proses. Pria kelahiran Subang, Jawa Barat, 11 April 1971 itu diketahui berasal dari keluarga sederhana.

Ia menempuh pendidikan mulai dari SD Subakti, SMP Kalijati, hingga SMA Negeri 1 Purwadadi. Setelah itu, Dedi melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman Purwakarta dan meraih gelar Sarjana Hukum pada 1999.

Sebelum menjadi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi aktif di berbagai organisasi mahasiswa dan buruh. Ia juga pernah menjadi Ketua HMI Cabang Purwakarta hingga aktif di Partai Golkar selama bertahun-tahun.

Karier politiknya terus menanjak mulai dari anggota DPRD Purwakarta, Wakil Bupati Purwakarta, hingga dua periode menjadi Bupati Purwakarta.

Namanya semakin dikenal luas karena gaya kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat dan aktif turun langsung ke lapangan.

Kini, cerita masa kecil tentang ejekan “maling hayam” justru menjadi sisi menarik yang membuat sosok Dedi Mulyadi terasa semakin dekat dengan masyarakat. Banyak netizen menilai kisah itu membuktikan bahwa ejekan masa kecil bukan penghalang untuk meraih kesuksesan besar di masa depan. (udn)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
05:01
05:14
03:43
03:22
03:33

Viral