- ChatGPT.com
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Dengar Pengakuan Ibu yang Ingin Kabur dari Suami, Langsung Beri Bantuan
Ia juga menawarkan mobil pribadinya untuk mengantar ibu dan bayi tersebut agar lebih nyaman selama perjalanan.
Namun suasana berubah ketika percakapan mulai mengarah pada kehidupan pribadi Eka.
Dedi mengetahui bahwa perempuan tersebut sebenarnya ingin pulang ke Pekanbaru.
“Ibu pulang ke Pekanbaru?” tanya Dedi.
Eka hanya mengangguk sambil menangis.
“Pengennya. Masalahnya apa enggak bisa pulang ke Pekanbaru?” tanya Dedi lagi.
“Nunggu kabar dari anak,” jawab Eka lirih.
“Maksudnya nunggu kabar dari anak gimana? Urusan tiket?” tanya Dedi Mulyadi.
“Nunggu anak gajian,” jawab Eka.
Gubernur Jawa Barat itu kemudian mencoba memastikan keinginan sebenarnya dari ibu muda tersebut.
“Tapi sebetulnya ibu sebenarnya sudah pengen pulang?” tanya Dedi.
Eka kembali mengangguk sambil menyeka air mata.
“Kalau ibu pulang suaminya ikut lagi?” tanya Dedi.
“Enggak dibawa,” jawab Eka.
“Kenapa enggak dibawa?” lanjut Dedi.
Tak lama kemudian, pengakuan mengejutkan itu akhirnya keluar.
“Saya mau kabur,” ujar Eka.
Mendengar pengakuan tersebut, Dedi Mulyadi tampak terkejut.
Ia lalu mencoba menggali alasan di balik keinginan Eka meninggalkan rumah tangganya.
Setelah mendengar seluruh cerita, Dedi memilih memberikan nasihat agar Eka tidak mengambil keputusan secara emosional.
“Ibu jangan mikir kabur-kabur lagi, sayang sama suami kan, suaminya baik kan, ya udah ngapain lagi ya,” ujar Dedi Mulyadi.
“Kalau urusan hidup susah, banyak orang yang lebih susah dari kita. Orang nasibnya lebih tragis, suami galak suka mukulin, sama perempuan lain. Suami ibu enggak kan? Yaudah ibunya yang sabar,” lanjutnya.
Tak hanya memberikan wejangan, Dedi juga memastikan kebutuhan bayi tersebut tetap aman.
Ia bahkan berjanji membantu menyediakan susu dan popok selama dua bulan penuh agar Eka tidak lagi terbebani kebutuhan sehari-hari.
“Tinggal di sini apa adanya, karena ini ada anak kecil yang harus dilindungi, nanti saya urusin, kan ibu enggak perlu mikirin lagi susu sekarang, saya siapin susunya untuk dua bulan,” kata Dedi.
“Ibu enggak usah pusing lagi, karena ini anak Indonesia harus dilindungi,” tambahnya.