- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP
Bandung, tvOnenews.com - Seorang mahasiswa Universitas Islam Nusantara (UNINUS) mendapat keuntungan besar. Momen ini datang saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memimpin pembongkaran sekitar 50 bangunan liar.
Momen Dedi Mulyadi melakukan pembongkaran bangunan liar di Jalan Prof Eyckman, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Selasa (12/5/2026).
Dedi Mulyadi memimpin pembongkaran ini guna menertibkan dan mengembalikan fungsi trotoar. Ia juga ingin melihat taman di kawasan tersebut lebih rapi dan nyaman.
Di tengah kegiatan itu, KDM sapaan akrabnya menghampiri sebuah lapak liar di depan Kampus Poltekkes Kemenkes Bandung. Alasannya lantaran bangunan tersebut berada di sempadan jalan.
"Ini salah satu bangunan yang mengambil badan jalan," ujar Dedi Mulyadi dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube pribadinya, Sabtu (16/5/2026).
Momen Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Dedi Mulyadi memasuki lapak tersebut. Adapun bangunan liar itu dihuni oleh seorang mahasiswa yang bernama Randi.
Mulanya KDM mengabarkan bangunan di sempadan jalan tersebut akan dibongkar. Hal ini mengingat ia sedang memimpin kegiatan merobohkan bangunan liar di Jalan Eyckman Bandung.
Randi menyadari tujuan dari Dedi Mulyadi. Sebab, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar ingin merapikan trotoar dan taman di sekitar area jalan itu.
Mantan Bupati Purwakarta ini berjanji akan merelokasi bangunan ditempati Randi dan lainnya. Nantinya Pemprov Jabar berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung terkait hal ini.
Sambil membereskan barang-barang Randi dan keluarga, KDM mengatakan, nanti mahasiswa tersebut bisa melakukan koordinasi dengan pihaknya.
"Nanti kita koordinasi setelah selesai ya, nanti nomor HP-nya kasih ke staf saya," ucapnya.
Di momen itu, Randi langsung mendapat uang sebagai hadiah sekaligus kompensasi sebelum lapak liarnya dibongkar oleh petugas dari Pemprov Jabar.
Momen ini menjadi kesempatan bagi Randi menyampaikan keluhannya. Ia mengatakan bahwa dirinya adalah mahasiswa dari UNINUS.
Randi menjelaskan bahwa, dirinya sebagai mahasiswa penerima beasiswa RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan). Program ini sebagai bantuan biaya pendidikan dari Pemerintah Kota Bandung.
Sementara, Pemerintah Kota Bandung menargetkan program Beasiswa RMP ini ditujukan kepada mahasiswa beralamat KTP di Bandung yang menghadapi kendala finansial tetapi memiliki prestasi.
Kendati demikian, Randi mengaku dirinya belum menerima bantuan program beasiswa ini dari Pemerintah Kota Bandung.
"Mau nanya, izin Pak, saya dapat beasiswa RMP, Pak. Tapi, sampai sekarang belum cair," ungkap Randi.
"Oh, dari Wali Kota ya?," tanya KDM.
Dedi Mulyadi sempat berpikir sejenak. Program beasiswa RMP merupakan urusan Pemerintah Kota Bandung.
Kendati demikian, Gubernur Jabar itu langsung menawarkan bahwa biaya kuliah Randi akan ditanggung olehnya sampai lulus.
"Nanti, ini dia melakukan ini untuk kuliah di Uninus. Sekarang kuliahnya saya yang jamin sampai selesai," kata Gubernur Jabar itu membuat Randi bahagia.
Tak sekadar menanggung biaya, Dedi Mulyadi juga akan memberikan beasiswa kuliah. Ia menginginkan agar Randi menuntaskan pendidikannya.
"Randi ini kuliah di Uninus, dia berjualan di sini untuk biaya kuliah. Mulai sekarang, biaya kuliahnya saya tanggung sampai selesai," jelasnya.
Hanya saja, KDM berpesan agar mahasiswa Uninus itu segera mencari pekerjaan karena lapak untuk berjualannya akan dibongkar pemerintah. Ia menjamin pemerintah juga memberikan biaya bulanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
"Bisa nanti bekerjanya di sektor lain, kan urusan kuliah udah selesai, beasiswanya dari saya, nanti per bulannya saya kasih," tambahnya.
Dedi Mulyadi mempunyai alasan memberikan banyak bantuan. Randi berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga membuat Gubernur Jabar itu bangga.
"Kamu bisa ngojek lagi, untuk bekal ya 3 bulan cukup, ini bangunannya dibongkar, kuliahnya dibiayain, ngojeknya jalan. Keren kamu, bisa kuliah dengan jualan. Saya senang," tukas KDM.
(hap)