- tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Dedi Mulyadi Salut dengan Bocah Penjual Kue Ini, Dagangannya Langsung Diborong dan Banjir Pesanan
tvOnenews.com - Sosok Dedi Mulyadi memang dikenal dekat dengan masyarakat kecil jauh sebelum resmi menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2025–2030. Lewat konsep “Gubernur Pinggiran”, ia lebih sering turun langsung ke kampung, jalanan, hingga pelosok untuk mendengar cerita warga dibanding hanya bekerja di balik meja kantor.
Momen-momen saat Dedi Mulyadi turun ke lapangan pun kerap dibagikan melalui kanal YouTube pribadinya, KANG DEDI MULYADI CHANNEL. Salah satu kisah yang paling membekas adalah ketika ia bertemu seorang bocah penjual kue bernama Rezda.
Saat itu, Rezda yang masih berusia 9 tahun sedang berjualan kue buatan ibunya. Percakapan sederhana mereka mendadak berubah haru ketika Dedi Mulyadi mengetahui bocah tersebut tidak menjalani sekolah formal seperti anak-anak seusianya.
“Kamu enggak sekolah?” tanya Dedi Mulyadi.
“Nggak, sekolah paket,” jawab Rezda.
Diketahui, sekolah paket yang dimaksud adalah program kesetaraan SD yang dijalaninya setiap Sabtu siang. Rezda memilih jalur tersebut karena ingin membantu sang ibu berjualan.
“Kenapa SD aja sekolah paket?” tanya Dedi Mulyadi serius.
“Mau sekolah paket, pengen bantu mama jualan,” jawab Rezda polos.
Jawaban itu langsung membuat Dedi Mulyadi ikut tersentuh. Ia pun mencoba memberi nasihat agar Rezda tetap menikmati masa kecilnya sambil tetap membantu orang tua.
“Oh, pengen ngebantu mama jualan. Kan bisa pulang sekolah, pulang sekolah SD langsung jualan. Kan masih SD, kan harus menikmati masa sekolah,” ujar Dedi Mulyadi.
Belakangan diketahui, Rezda ternyata belajar langsung dari ayahnya di rumah. Sang ayah bekerja serabutan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Meski tak pernah sekolah formal, Rezda tetap bisa membaca, menulis, hingga berhitung.
“Baca tulis bisa, dagang, sekolah paket, nanti kamu bisa menjadi pengusaha sukses,” puji Dedi Mulyadi.
Percakapan keduanya semakin menyentuh saat Dedi Mulyadi bertanya soal penghasilan Rezda dari berjualan kue. Namun bocah tersebut mengaku tidak tahu karena seluruh uang hasil dagangan selalu diberikan kepada ibunya. Ia hanya menerima uang jajan paling banyak Rp20 ribu.
Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi langsung berinisiatif memborong seluruh dagangan Rezda. Saat mengetahui harga kuenya hanya Rp10 ribu dan Rp5 ribu, ia justru membayar dengan nominal lebih besar.