- instagram Sherly Tjoanda
Gubernur Sherly Tjoanda Jadi 'Barista' Kopi: Kalo Aku Bikin Kopi, Antriannya Sampai Tugu Trikora Belum Jadi
tvOnenews.com - Momen unik Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda jadi barista kopi jadi sorotan netizen.
Budaya ngopi kini bukan lagi sekadar kebiasaan menikmati minuman berkafein. Di berbagai daerah Indonesia, coffee shop telah berkembang menjadi ruang kreatif, tempat berkumpul anak muda, hingga simbol tumbuhnya ekonomi kreatif lokal.
Fenomena ini juga mulai terasa kuat di kawasan timur Indonesia, termasuk Maluku dan Maluku Utara yang perlahan membangun ekosistem kopi modern dengan sentuhan budaya daerah.
Di tengah tren tersebut, momen unik ditunjukkan Sherly Tjoanda saat mengunjungi sebuah kafe yang baru buka di Ambon.
Bukan sekadar datang sebagai tamu, Sherly justru tampak penasaran mempelajari proses pembuatan kopi ala barista dari awal hingga akhir.
Momen santai itu langsung menarik perhatian publik setelah video kunjungannya ramai di media sosial. Candaan Sherly soal dirinya yang belum mahir membuat kopi hingga antrean pelanggan bisa mencapai Tugu Trikora sukses mengundang gelak tawa netizen.
Di balik suasana ringan tersebut, aktivitas itu juga memperlihatkan bagaimana industri kopi kini menjadi bagian penting dalam perkembangan ekonomi kreatif dan gaya hidup masyarakat.
Sherly Tjoanda Antusias Belajar Jadi Barista
Kunjungan Sherly Tjoanda ke salah satu kafe baru di Ambon mendadak menjadi perhatian publik. Dalam video yang beredar, Sherly terlihat begitu antusias memperhatikan setiap tahapan pembuatan kopi yang dilakukan oleh seorang barista.
Melansir dari video instagramnya, Sherly mengamati langsung proses gramasi kopi untuk satu cangkir minuman, penggunaan grinder untuk menggiling biji kopi, hingga teknik penyeduhan menggunakan mesin espresso.
Tidak hanya melihat, Sherly juga aktif bertanya mengenai tahapan demi tahapan yang dilakukan.
“Ini berapa lama? Keburu kenyang prosesnya lama,” ujar Sherly sambil berseloroh.
Candaan tersebut langsung mencairkan suasana di dalam kafe. Sherly juga tampak penasaran saat melihat proses memadatkan bubuk kopi sebelum diekstraksi menjadi espresso.
- instagram Sherly Tjoanda
Momen paling mencuri perhatian muncul ketika ia bercanda soal kemampuannya menjadi barista.
“Kalo aku bikin kopi, antriannya sudah sampai Tugu Trikora, kopi satu belum jadi,” ujar Sherly disambut tawa orang-orang di sekitarnya.
Tidak berhenti di situ, Sherly juga mencoba memahami proses steaming susu untuk cappuccino. Namun ia kembali melontarkan candaan yang membuat suasana semakin santai.
“Saya tidak ditakdirkan dekat panas,” katanya sambil tertawa.
Video tersebut kemudian viral di media sosial karena memperlihatkan sisi santai dan spontan seorang kepala daerah di luar aktivitas pemerintahan formal.
Industri Kopi dan Tren Coffee Shop Terus Berkembang
Fenomena menjamurnya coffee shop di berbagai daerah sebenarnya tidak lepas dari perubahan gaya hidup masyarakat. Kini, kafe tidak hanya menjadi tempat menikmati kopi, tetapi juga ruang sosial, tempat diskusi, hingga pusat aktivitas komunitas kreatif.
Peran barista pun semakin dikenal sebagai profesi kreatif yang membutuhkan keterampilan teknis dan pemahaman mendalam tentang kopi.
Mulai dari pemilihan biji kopi, teknik roasting, gramasi, hingga metode ekstraksi sangat menentukan cita rasa minuman yang dihasilkan.
Di Indonesia sendiri, perkembangan industri kopi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak daerah mulai mengembangkan potensi kopi lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif dan pariwisata.
Momen Sherly Tjoanda belajar menjadi barista dinilai sebagian netizen sebagai cara menarik untuk mendekatkan diri dengan tren anak muda sekaligus mendukung geliat usaha lokal.
Kehadiran pejabat publik di ruang-ruang kreatif seperti coffee shop juga dianggap mampu memberikan perhatian lebih terhadap pelaku UMKM dan industri kreatif daerah.
Tidak sedikit pula netizen yang berharap munculnya event kopi atau festival kreatif di Maluku Utara untuk mendukung promosi produk lokal.
“Wah seru ini Ibu collab bikin event kopi di Maluku Utara ☕️??,” tulis salah satu netizen.
Netizen Heboh dengan Tingkah Santai Sherly
Konten Sherly kali ini berbeda dibanding aktivitasnya yang biasanya berkaitan dengan pemerintahan atau agenda resmi. Karena itu, banyak warganet mengaku terhibur melihat interaksi spontan sang gubernur saat belajar membuat kopi.
Beragam komentar lucu memenuhi kolom media sosial. Sebagian netizen bahkan mengaku menonton video tersebut sampai selesai karena penasaran dengan tingkah Sherly selama berada di balik mesin kopi.
“Baru kali ini saya nonton konten tentang kopi dari awal sampe abis???,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Komentar lain juga menyoroti ekspresi dan candaan Sherly saat mencoba memahami proses pembuatan cappuccino.
“that ‘rasanya seperti cappuccino’ kan pesennya emg cappuccino ibuuu????,” tulis netizen lainnya.
Ada pula yang bercanda bahwa jika Sherly benar-benar menjadi barista, pelanggan dipastikan rela antre panjang demi membeli kopi racikannya.
“Kalau ibu baristanya, yakinlah pasti rame yang antre mau beli, enggak apa-apa antre berjam-jam juga yang penting hasil buatan ibu?,” komentar seorang netizen.
Di balik komentar ringan tersebut, momen ini memperlihatkan bagaimana figur publik kini semakin dekat dengan masyarakat melalui konten-konten santai yang relatable.
Tidak hanya soal hiburan, aktivitas seperti ini juga bisa menjadi cara efektif memperkenalkan perkembangan industri kreatif lokal kepada khalayak yang lebih luas. (udn)