- tvOnenews.com/Syifa Aulia
3 Cara Jitu KDM Melunakkan Pedagang Kaki Lima Ditertibkan, Gubernur Jawa Barat itu Mau Menata Ruang Publik sesuai Fungsinya
Jakarta, tvOnenews.com- Dedi Mulyadi selalu disorot publik karena setiap aksinya ia bagikan di media sosial. Masyarakat jadi tahu, apa yang ia lakukan selama jadi Gubernur Jawa Barat.
Salah satunya, kala Kang Dedi Mulyadi alias KDM melakukan penertiban pedagang kaki lima di kawasan Pasar Cicadas, Kota Bandung.
Diketahui para pedagang kaki lima tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun. Dedi pun menyorotinya untuk bisa kembalikan fungsi trotoar.
- jabarprov.go.id
Sehubugan dengan situasi ini, KDM pun mulai menemui titik terang melalui pendekatan dialogis dan humanis yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi.
Seperti pada umumnya, dalam penertiban PKL seringkali ricuh. Namun bersama Dedi Mulyadi situasinya berbeda.
Gubernur Jabar tersebut melakukan pendekatan dengan humanis. Dirangkum dari tayangan YouTubenya Dedi Mulyadi Channel dan Jabarprov, kalau ia punya 3 cara jitu melunakkan PKL.
Ternyata dia menawarkan solusi nyata pertama jaminan lapangan pekerjaan baru bagi para pedagang yang terdampak pembongkaran lapak.
"Langkah ini diambil agar Kota Bandung menjadi lebih bersih dan rapi, sementara di sisi lain rakyat kecil tetap memiliki pekerjaan dengan penghasilan yang jauh lebih baik dan pasti demi mengatasi kemiskinan," katanya, dikutip dari laman Jabarprov, Selasa (19/5).
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
"Pemerintah harus mengefisiensikan anggaran untuk dialokasikan langsung pada pekerjaan riil yang menyentuh masyarakat,” pesan Kang Dedi Mulyadi yang disapa KDM itu.
Kedua menawarkan program alih profesi kepada para pedagang, seperti menjadi petugas kebersihan kota di bawah pengelolaan pemeliharaan fasilitas jalan provinsi.
Menurutnya dengan program ini, para mantan pedagang bisa dapat kepastian penghasilan harian yang disesuaikan dengan standar upah minimum kota (UMK).
Kemudian ketiga, pada masa transisi sebelum mereka resmi mulai bekerja sebagai petugas kebersihan.
Kang Dedi juga memborong seluruh barang dagangan yang tersisa milik para pedagang yang ditemuinya, mulai dari pedagang asongan, ikan, hingga kacamata keliling, serta memberikan bantuan modal hidup sementara.
Sebagaimana diketahui, penertiban lapak pedagang kaki lima sendiri diketahui sedang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Bandung sepanjang Mei 2026.