news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi Murka trotoar baru jadi korban proyek galian.
Sumber :
  • TikTok @dedimulyadiofficial

Dedi Mulyadi Murka Lihat Trotoar Baru Rusak Akibat Proyek Galian, Kegiatan Disetop di Tempat: Saya Cabut Izinnya!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi murka usai menemukan trotoar yang baru selesai ditata jadi rusak akibat pekerjaan proyek galian. KDM minta stop dan cabut izin.
Jumat, 22 Mei 2026 - 12:31 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.comGubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi murka setelah menemukan trotoar yang baru selesai ditata jadi rusak akibat pekerjaan proyek galian.

Momen itu dibagikan Dedi Mulyadi melalui akun TikTok pribadinya dan kembali viral di media sosial.

Dalam unggahan tersebut, KDM mempertanyakan mengapa fasilitas publik yang baru dibangun kembali rusak akibat pekerjaan yang dinilai tidak terkoordinasi.

Dedi Mulyadi Murka trotoar baru jadi korban proyek galian
Sumber :
  • TikTok @dedimulyadiofficial

“Baru dibangun, kembali digali. Trotoar selalu menjadi korban pekerjaan yang berulang setiap tahun. Sampai kapan fasilitas publik harus menjadi korban pekerjaan yang tidak terkoordinasi?” tulis Dedi Mulyadi, dalam keterangan unggahannya.

Saat meninjau lokasi, KDM tampak berbicara langsung dengan para pekerja. Ia berusaha mencari tahu siapa pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut, mulai dari mandor hingga kontraktornya.

"Ini kontraktornya siapa? Bapak kerja sama siapa? Mandornya siapa? Mana mandornya? Bapak kan kerja, mandornya siapa?" desak KDM.

Namun, jawaban yang diterimanya dianggap berbelit-belit sehingga membuatnya semakin kesal.

Dedi Mulyadi Murka trotoar baru jadi korban proyek galian
Sumber :
  • TikTok @dedimulyadiofficial

"Bapak tau gak? Ini pekerjaan coba bapak lihat deh pak, gini gini, ini pekerjaan Pemprov pak, baru selesai kita nata-nata, rapih-rapih daerah sini, ayo coba, saya minta dihentikan dulu pekerjaannya, kontraktornya menghadap ke saya," tegas KDM.

Dedi kemudian meminta agar pekerjaan dihentikan sementara sampai ada kejelasan mengenai penanggung jawab proyek.

"Saya minta hentikan pekerjaannya, ini pekerjaan negara bukan? Pake APBD nggak? Pake duit gak? Bapak bisa memastikan kembali seperti semula?" tanya Dedi kepada pekerja galian.

Menurutnya, trotoar tersebut merupakan fasilitas milik pemerintah yang dibangun menggunakan anggaran negara.

Dedi Mulyadi Murka trotoar baru jadi korban proyek galian
Sumber :
  • TikTok @dedimulyadiofficial

"Ini kan kalau nggak dibiarin terus sampai sana lagi, saya yang ngebersihin, saya yang ngotorin, mandornya nggak mikir, kontraktornya juga sama nggak mikir, kontraktornya siapa ini?" kata Dedi dengan nada tinggi.

Tak hanya menyoroti kondisi trotoar yang kotor akibat galian, Dedi juga menemukan persoalan lain terkait perlindungan tenaga kerja.

Saat berdialog dengan salah seorang pekerja, ia mengetahui para pekerja belum mendapatkan jaminan BPJS Ketenagakerjaan dari pihak kontraktor.

Padahal, menurut Dedi, setiap proyek pemerintah maupun badan usaha milik negara wajib memperhatikan aspek keselamatan dan perlindungan pekerja.

Ketika seorang pengawas proyek datang ke lokasi, Dedi kembali mempertanyakan fungsi pengawasan yang dinilai tidak berjalan maksimal.

Dedi Mulyadi Murka trotoar baru jadi korban proyek galian
Sumber :
  • TikTok @dedimulyadiofficial

"Bapak kerja ngawasin nggak? Saya nanya, bapak nggak ngawasin kerja, ini bukti bapak kerja nggak diawasin, ini pekerjaan siapa?" ujar Dedi sambil menunjuk trotoar yang kotor imbas galian proyek.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Merasa tidak puas dengan penjelasan yang diberikan, Dedi akhirnya mengambil keputusan tegas dengan menghentikan aktivitas proyek untuk sementara waktu.

"Ini fasilitas siapa? Fasilitas Pemprov, baru selesai dibangun, perasaan bapak bagaimana kalau bapak sudah punya perencanaan nyisihin duit untuk ngebangun agar rakyat dapat fasilitas bagus terus kemudian dibikin begini oleh bapak," terang Dedi.

"Nggak. Bekas di sana pun bapak nggak bener ternyata, yang garis-garis sepanjang jalan tuh hilang pak, saya minta berhenti kerja! Nggak boleh ada kegiatan lagi, saya cabut izinnya," tegas Dedi.

Sebelum meninggalkan lokasi, Dedi juga meminta area yang terdampak galian segera dibersihkan dan dikembalikan seperti semula agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.

"Gimana sih bapak nggak ngerti kerja ah, aing mah beresan siah, kudu beres (harus beres), kudu bersih deui (harus bersih lagi), tapi gawena ereun heula (tapi kerjaannya dihentikan dulu)," kata Dedi kepada para pekerja galian sambil memberikan selembaran uang.

Aksi tegas Dedi Mulyadi itu kembali menjadi perhatian publik karena dinilai menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas infrastruktur serta memastikan setiap proyek pemerintah dijalankan secara tertib dan bertanggung jawab. (asl)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:21
01:18
06:50
00:51
01:05
01:40

Viral