- Kolase tvOnenews.com / YouTube tvOneNews / Instagram @dedimulyadi71
Modus Pocong Meresahkan Warga, Dedi Mulyadi Tegas Minta Aktifkan Siskamling di Setiap Lingkungan
tvOnenews.com - Pocong bukan lagi sekadar cerita horor, kini menjadi modus gangguan nyata yang meresahkan warga Jawa Barat. Dedi Mulyadi pun angkat bicara dan dengan tegas meminta seluruh warga mengaktifkan sistem siskamling di lingkungan masing-masing.
Pada pagi hari 26 Mei 2026, Dedi Mulyadi mengunggah video di media sosial yang langsung menyita perhatian publik.
Dalam unggahan tersebut, Dedi Mulyadi mengawali pesannya dengan pantun ringan namun penuh makna:
"Si Udin makan kue pancong,
Matanya emang udah juling.
Jangan resah hadapi pocong,
Mari kita aktifkan siskamling."
Pantun itu bukan sekadar hiburan. Di baliknya tersimpan keprihatinan serius Dedi Mulyadi terhadap maraknya aksi oknum berbalut kostum pocong yang belakangan meresahkan warga di berbagai wilayah Jawa Barat.
Dedi Mulyadi mengawali videonya dengan menyapa warganet yang tengah ramai membicarakan fenomena ini.
"Kamu lagi ngomongin pocong ya?" sapa Dedi Mulyadi kepada warganet.
Ia kemudian menegaskan bahwa fenomena pocong ini bukan hal sepele.
"Ini memang menjadi hal yang meresahkan warga," kata Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi mencontohkan kejadian nyata yang terjadi di kawasan Lembang, Bandung, dimana oknum berpakaian pocong sampai harus ditertibkan oleh Satpol PP.
"Kalau di Lembang, di Bandung, pocong dioperasi Satpol PP karena keluarnya salah. Harusnya pocong keluar malam hari, ini siang hari untuk minta-minta ke setiap mobil yang lewat dan ini meresahkan warga, mengganggu kenyamanan, dan ketertiban lalu lintas," ungkap Dedi Mulyadi.
Tidak hanya itu, Dedi Mulyadi juga mengungkapkan bahwa modus pocong kini semakin beragam dan terjadi di berbagai daerah.
"Di berbagai tempat ada pocong yang dikejar warga karena mencuri kambing. Ada pocong yang mengetuk-ngetuk rumah dengan berbagai modus," ujar Dedi Mulyadi.
Ia pun merinci tiga modus utama yang kerap digunakan para oknum berbalut kain kafan tersebut.
"Bisa modusnya adalah minta-minta, bisa modusnya pencurian atau perampokan, bisa modusnya main-main atau iseng, tetapi ketiga-tiganya menurut saya meresahkan," tegas Dedi Mulyadi.
Merespons situasi ini, Dedi Mulyadi mengajak seluruh warga Jawa Barat untuk bersatu dan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan secara gotong royong.
"Untuk itu mari kita bersama-sama untuk melakukan patroli sistem siskamling di lingkungan masing-masing," seru Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi juga menyebut sejumlah cara praktis yang bisa langsung diterapkan warga di lingkungannya masing-masing.
"Ada grup WA yang bisa diaktifkan di setiap lingkungan warga, ada alarm yang bisa dibunyikan saat ada sesuatu yang dianggap bahaya termasuk pocong yang mengganggu kenyamanan warga, ada kentongan kalau di desa-desa," jelas Dedi Mulyadi.
Seruan Dedi Mulyadi ini disambut luas oleh warganet. Hal itu tidak lepas dari rekam jejaknya yang selama ini aktif merespons berbagai masalah sosial dan keamanan warga di Jawa Barat, sehingga banyak netizen dan akun informasi lokal yang kerap menyematkan tagar namanya pada video-video laporan modus pocong yang beredar di media sosial.
(anf)