- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Kurang Baik Apa Dedi Mulyadi, Bangunan Liar Digusur tapi Malah Dikasih Kompensasi dan Dibangunkan Rumah
tvOnenews.com - Dedi Mulyadi kembali menunjukkan cara unik saat melakukan penggusuran bangunan liar di Cianjur.
Biasanya momen penggusuran berlangsung dengan penuh ketegangan karena warga yang digusur pasti menolak.
Namun beda jika yang menggusur Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat tersebut punya pendekatan khusus yang membuat penggusuran bangunan liar bisa berjalan tanpa penolakan dari warga.
Langkah yang diambil Dedi Mulyadi adalah dengan memberikan jaminan bahwa mereka yang digusur akan mendapatkan ganti yang setimpal.
Dedi Mulyadi pun menyinggung pemimpin daerah lain yang terkadang tidak peduli dengan warga yang digusur.
"Gimana nanti kalau Bupatinya bukan ini, Gubernurnya bukan ini, dibongkar-bongkar aja, diganti enggak," kata Dedi Mulyadi, seperti dilansir tvOnenews.com.
Memang benar orang-orang tersebut telah menghuni sebuah lahan secara ilegal, tetapi bukan berarti tidak dibutuhkan pendekatan yang humanis.
Dedi Mulyadi di setiap penggusuran selalu memberikan kompensasi ataupun penawaran pekerjaan alternatif sehingga tidak lagi menghuni lahan tersebut secara ilegal.
Bahkan Dedi Mulyadi tak segan-segan mencarikan tanah untuk dibangunkan rumah baru bagi warga yang terdampak.
"Sekarang mah dibongkar, dikasih kompensasi, kalau enggak punya rumah dicariin tanahnya dibangunin rumah," ujar Dedi Mulyadi.
"Ibu kalau dibalik, Ibu dagang, harus nyewa tanah, harus bayar pajak, Ibu mah tanah enggak nyewa, pajak enggak bayar, pas dibongkar dikasih kompensasi, dikasih solusi, atuh harus gimana saya?" lanjutnya.
Betapa baiknya Dedi Mulyadi karena masih mau peduli dengan nasib warga yang digusur padahal mereka telah menghuni lahan secara ilegal.
Dalam melakukan penggusuran, Dedi Mulyadi juga berkoordinasi dengan bupati hingga lurah sekitar untuk mencarikan lahan yang akan dibangunkan hunian bagi warga yang digusur.
Bahkan KDM juga menanggung biaya kontrakan selama proses pembangunan rumah warga yang terdampak.
Tak heran jika penggusuran bangunan liar yang dilakukan Dedi Mulyadi tidak menimbulkan penolakan dan justru diterima oleh warga.
(far)