- Kolase tvOnenews.com / Instagram @dedimulyadi71
Diduga Jejak Aman Yani dan Dudu Subarkah di Cikarang Selatan, Saksi Sebut Ngontrak di Villa Mutiara
tvOnenews.com - Pengacara Toni, kuasa hukum terdakwa Ririn dalam kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu, melakukan penelusuran ke kawasan Cikarang Selatan setelah menerima informasi dari seorang saksi bernama Ibu Yayah.
Kesaksian tersebut ditayangkan dalam kanal YouTube Pengacara Toni pada 30 Mei 2026 dan langsung menyita perhatian publik.
Ibu Yayah, seorang pedagang baju, mengaku pernah bertemu dan bertransaksi langsung dengan seseorang yang penampilannya sangat mirip dengan Aman Yani pada pertengahan tahun 2025. Tidak hanya itu, ia juga mengaku melihat seseorang yang diduga mirip Dudu Subarkah di lokasi yang sama.
Pengacara Toni dan Ibu Yayah. (Sumber: YouTube Pengacara Toni)
Aman Yani adalah mantan karyawan sebuah bank di Jawa Barat yang mendadak menjadi sorotan publik karena dituding sebagai otak utama kasus pembunuhan sadis satu keluarga Haji Sahroni di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Namanya mencuat setelah disebut dalam persidangan oleh salah satu terdakwa bernama Ririn. Sebelum namanya dikaitkan dengan kasus ini, Aman Yani diketahui pernah menjabat sebagai Manajer Komersial di Bank Cabang Sumber sebelum berhenti pada 2015.
Ia kemudian dinyatakan hilang secara misterius oleh pihak keluarga sejak tahun 2016.
Misteri keberadaannya semakin dalam ketika Ririn disebut pernah mendatangi keluarga Aman Yani pada akhir 2023 dengan mengklaim memiliki surat kuasa untuk mencairkan dana pensiunnya.
Bahkan Ririn sempat membujuk adik Aman Yani agar berpura-pura mengaku sebagai Aman Yani demi mencairkan uang tersebut, namun ditolak tegas oleh keluarga.
Sementara itu, terdakwa lain bernama Priyo justru membantah kesaksian Ririn dan menyebut tuduhan terhadap Aman Yani hanyalah rekayasa semata.
Untuk mengungkap kebenaran, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bahkan menggelar sayembara berhadiah Rp750 juta bagi siapa saja yang berhasil menemukan keberadaan Aman Yani, baik dalam kondisi hidup maupun tidak.
Dalam penelusurannya, Pengacara Toni menemukan Ibu Yayah yang mengaku pernah melihat langsung orang yang penampilannya sangat mirip dengan Aman Yani berdasarkan foto yang beredar.
"Waktu itu sekitar bulan Juni, Juli ya, 2025," ucap Ibu Yayah.
Pengacara Toni kemudian menggali lebih dalam kesaksian tersebut untuk memastikan apakah orang yang dimaksud benar-benar melakukan transaksi dengan Ibu Yayah.
"Jadi Ibu melihat orang yang mirip ya seperti ada dalam foto yang saya sebar, yang Aman Yani itu. Orang itu beli baju sama Ibu akhirnya?" tanya Pengacara Toni.
"Iya. Beli," jawab Ibu Yayah.
Ibu Yayah kemudian mengungkapkan bahwa orang yang mirip Aman Yani tersebut ternyata tinggal di sebuah rumah kontrakan di kawasan Perumahan Villa Mutiara, Cikarang Selatan.
"Oh, jadi orang yang mirip Aman Yani ini ngontrak?" tanya Pengacara Toni.
"Ngontrak," jawab Ibu Yayah.
"Ya, di Perumahan Villa Mutiara di mana?" tanya Pengacara Toni.
"Di Ciantra, di Cikarang Selatan lah," jawab Ibu Yayah.
Yang membuat kesaksian Ibu Yayah semakin mengejutkan adalah pengakuannya bahwa ia tidak hanya melihat orang mirip Aman Yani.
Di dalam rumah kontrakan yang sama, ia juga melihat seseorang yang penampilannya mirip dengan Dudu Subarkah, nama lain yang juga dikaitkan dengan kasus ini.
"Sekitar empat ya waktu itu. Jadi posisinya itu, Aman seperti mirip ya, sama yang di depan yang lagi transaksi dengan saya pembelian baju. Terus aku ngelihat seperti namanya itu apa, Dudu Subarkah, yang ada di foto. Terus satunya lagi masih muda-muda itu. Terus yang di belakangnya lagi. Waktu itu sekitar pukul habis Isya ya, malam ya," ungkap Ibu Yayah.
Pengacara Toni kemudian mempertegas kesaksian tersebut.
"Sebentar. Jadi, Ibu itu selain melihat orang yang mirip Aman Yani, juga Ibu itu melihat orang yang mirip Dudu Subarkah?" tanya Pengacara Toni.
"Iya. Seperti saya melihat gambar yang ada di Facebook," jawab Ibu Yayah.
Ibu Yayah juga memberikan keterangan lebih rinci soal transaksi yang terjadi. Orang yang mirip Aman Yani tersebut menanyakan pakaian bermerek seperti Kardinal dan Levis, lalu membeli sebuah kemeja berwarna cokelat setelah menolak kemeja biru karena merasa sudah memiliki yang serupa.
Sementara itu, orang yang diduga mirip Dudu Subarkah terlihat tidak ikut bertransaksi dan hanya terlihat sedang memainkan ponsel di dalam ruangan.
Kesaksian Ibu Yayah ini menjadi salah satu titik terang terbaru dalam upaya penelusuran keberadaan Aman Yani yang telah menjadi misteri selama hampir satu dekade.
Hingga saat ini, Kepolisian Resor Indramayu masih terus melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk mantan istri serta anak Aman Yani, guna melacak jejak keberadaannya.
Penemuan Aman Yani diyakini menjadi kunci penting untuk membuktikan apakah ia benar-benar terlibat dalam kasus pembunuhan keluarga Haji Sahroni, atau justru hanya dijadikan kambing hitam oleh pihak tertentu.
(anf)