- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Minta Maaf Setelah Kunjungi Papua, Ada Apa?
tvOnenews.com - Belum lama pulang dari Papua, Dedi Mulyadi tiba-tiba mengunggah permintaan maaf di Instagram pribadinya. Bukan karena masalah serius, melainkan karena sesuatu yang justru membuat publik terenyuh dan kagum. Foto yang ia unggah itu langsung viral dan membanjiri kolom komentar dengan pujian dari warganet.
Gubernur Jawa Barat tersebut sebelumnya melakukan kunjungan kerja ke Kota Jayapura, Papua, pada 29 Mei 2026. Bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Dedi hadir dalam Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026 di Papua Youth Creative Hub (PYCH).
Dalam kunjungan itu, Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya pembangunan Papua yang berbasis kearifan lokal. Ia menyarankan pemanfaatan kayu dan arsitektur tradisional agar masyarakat tetap merasa berada di kampung sendiri, sekaligus tidak perlu terbebani oleh harga semen yang mahal. Dalam orasinya, ia juga menekankan pentingnya memahami karakter masyarakat Papua yang perasa, penyayang, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sosiologis.
Tidak hanya berbicara, Dedi Mulyadi juga bertindak langsung. Ia menyatakan kesiapannya memberikan beasiswa untuk 40 anak Papua dan memborong berbagai produk kerajinan karya pelaku UMKM lokal serta mama-mama Papua sebagai bentuk dukungan nyata kepada masyarakat setempat.
Namun justru setelah pulang dari Papua, sebuah unggahan sederhana Dedi Mulyadi menjadi perhatian publik. Berlabel gubernur pinggiran yang dikenal selalu turun langsung ke lapangan, Dedi mengunggah foto dirinya sedang berbaring di lantai papan halaman rumah, tanpa bantal, hanya beralaskan noken yang ia beli dari pedagang Papua.
Di balik foto itu, ia hanya menuliskan kalimat singkat yang justru langsung menyentuh hati banyak orang.
"Mohon maaf ketiduran," tulis Dedi Mulyadi di Instagram pribadinya pada 31 Mei 2026.
Dedi Mulyadi Ketiduran. (Sumber: Instagram @dedimulyadi71)
Unggahan tersebut langsung viral dan mengundang gelombang pujian dari warganet. Banyak yang melihat momen itu sebagai cerminan sosok pemimpin yang tulus dan tidak dibuat-buat.
"Saya selalu yakin dan percaya bahwa Indonesia itu masih ada pejabat-pejabat yang tulus melayani rakyatnya. Dua di antaranya adalah Kang Dedi Mulyadi dan Bu Sherly Tjoanda," tulis akun @rjiansyahh.