- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo
tvOnenews.com - Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari.
Sosok yang sebelumnya masih aktif menjalankan tugas sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu kini harus menghadapi proses hukum setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.
Perkembangan cepat tersebut membuat nama Dadan Hindayana menjadi sorotan nasional.
- tvOnenews/Julio
Dalam hitungan jam, posisinya berubah dari pejabat negara yang memimpin lembaga strategis menjadi pihak yang harus menjalani pemeriksaan intensif oleh aparat penegak hukum.
Sebelum berbagai peristiwa itu terjadi, Dadan masih menjalankan aktivitasnya sebagai Kepala BGN.
Ia dikenal sebagai tokoh yang dipercaya mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah yang dijalankan melalui Badan Gizi Nasional sejak lembaga tersebut dibentuk pada Agustus 2024.
Namun situasi mulai berubah ketika pemerintah melakukan evaluasi terhadap kinerja dan tata kelola BGN.
- tvOnenews.com/Julio
Pada Selasa malam, 2 Juni 2026, Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian jajaran pimpinan lembaga tersebut.
Dalam keputusan tersebut, Dadan Hindayana bersama dua wakil kepala BGN dicopot dari jabatannya.
Pergantian itu disebut sebagai bagian dari langkah pembenahan organisasi dan peningkatan efektivitas lembaga.
Meski demikian, saat pengumuman pergantian pimpinan dilakukan, belum banyak yang mengetahui bahwa perkembangan yang lebih besar akan segera terjadi.
Beberapa jam setelah pencopotan tersebut, penyidik Kejaksaan Agung bergerak melakukan serangkaian tindakan hukum.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Pada Rabu dini hari, kantor Badan Gizi Nasional di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dilaporkan digeledah oleh tim penyidik.
Proses penggeledahan yang berlangsung sejak dini hari itu bahkan disebut sempat mengganggu aktivitas perkantoran.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Dadan Hindayana dan dua mantan pejabat BGN lainnya turut diperiksa untuk mendalami perkara yang sedang ditangani.
Puncaknya terjadi pada Rabu, 3 Juni 2026. Setelah menjalani pemeriksaan, Dadan resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.
Tidak lama kemudian, ia juga langsung menjalani penahanan bersama pihak lain yang turut terseret dalam kasus tersebut.
Perubahan status tersebut menjadi titik balik besar dalam perjalanan karier Dadan Hindayana.
Dari sosok yang memimpin lembaga negara penting, ia kini harus menghadapi proses hukum yang tengah berjalan.
Sebelum terjun ke pemerintahan, Dadan dikenal sebagai akademisi dan peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
Latar belakang akademiknya menjadi salah satu alasan dirinya dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional saat lembaga itu pertama kali dibentuk. (asl)