- YouTube TRANS TV Official
Ruben Onsu Blak-blakan soal Sifat Asli Sarwendah, Komunikasi Lancar Hanya Saat Tagihan Datang?
tvOnenews.com - Perceraian tidak selalu mengakhiri hubungan antara dua orang yang pernah membangun rumah tangga bersama. Ketika ada anak yang harus dibesarkan, komunikasi tetap menjadi kebutuhan utama meski status pernikahan telah berakhir.
Namun dalam praktiknya, menjaga hubungan pasca-perceraian sering kali tidak berjalan semulus yang dibayangkan.
Situasi itulah yang tampaknya sedang dialami presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah. Hampir dua tahun setelah resmi berpisah, hubungan keduanya kembali menjadi sorotan publik.
Bukan karena isu asmara baru, melainkan karena dinamika komunikasi yang belakangan menjadi perbincangan di media sosial.
Di tengah polemik mengenai nafkah anak, rumah gana-gini, hingga akses bertemu anak-anak, Ruben akhirnya buka suara.
Ia mengungkap bahwa komunikasi dengan Sarwendah masih terjadi, tetapi menurutnya sebagian besar hanya berlangsung ketika ada urusan pembayaran kewajiban finansial yang harus diselesaikan.
Komunikasi Aktif Saat Membahas Tagihan Bulanan
Hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian setelah keduanya terlibat polemik yang berkembang di media sosial, khususnya melalui platform Threads.
Perselisihan yang muncul mencakup sejumlah isu, mulai dari penghentian nafkah anak sejak Desember 2025, persoalan aset rumah bersama yang menjadi jaminan pinjaman bank, hingga akses pertemuan dengan anak-anak.
Dalam program televisi *Pagi Pagi Ambyar* yang dikutip pada Kamis (11/6/2026), Ruben mengungkap bahwa mantan istrinya memang pernah lebih dulu menghubunginya.
"Pernah (dihubungi dulu)," kata Ruben.
Namun, menurut Ruben, komunikasi tersebut hampir selalu berkaitan dengan kewajiban finansial yang memang sudah memasuki masa pembayaran.
"(Karena) memang udah tagihan, memang itu udah waktunya bayar," lanjutnya.
Meski demikian, Ruben mengaku tidak mempermasalahkan kondisi tersebut. Ia memahami bahwa persoalan keuangan tetap harus diselesaikan secara bersama sebagai bagian dari tanggung jawab yang telah disepakati.
"Dan itu oke, fair," ujar Ruben.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa meski hubungan personal keduanya telah berakhir, urusan administratif dan finansial masih menjadi penghubung yang membuat komunikasi tetap terjalin.
Ruben Mengaku Minim Mendapat Informasi soal Anak
Di luar urusan tagihan dan kewajiban finansial, Ruben mengaku komunikasi mengenai perkembangan anak-anak justru tidak berjalan intens. Ia mengatakan jarang menerima informasi secara langsung terkait aktivitas maupun pertumbuhan anak-anaknya sehari-hari.