news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi UKBI Adaptif untuk Disabilitas Rungu.
Sumber :
  • Gemini Generated AI

Bangga! Ada 'TOEFL' Versi Bahasa Indonesia dan Bisa Diakses Disabilitas Rungu: Namanya UKBI Adaptif

Jika bahasa Inggris memiliki instrumen Test of English as a Foreign Language (TOEFL), maka Bahasa Indonesia mempunyai Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) -
Jumat, 19 Juni 2026 - 18:53 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Jika dalam dunia internasional bahasa Inggris memiliki instrumen Test of English as a Foreign Language (TOEFL), maka Indonesia mempunyai Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). 

Keduanya merupakan instrumen standar yang memiliki fungsi setara, yakni untuk mengukur sejauh mana tingkat kemahiran dan penguasaan berbahasa seseorang.

Kabar baiknya, dalam rangka penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa kini telah resmi menelurkan inovasi mutakhir berupa UKBI Adaptif yang dirancang khusus untuk mengakomodasi para penyandang disabilitas rungu (tunarungu/Teman Tuli).

Langkah inklusif ini dihadirkan agar sistem ujian menjadi lebih ramah dan berkeadilan.

Ilustrasi UKBI Adaptif untuk Disabilitas Rungu
Sumber :
  • Gemini Generated AI

Dalam praktiknya, sistem UKBI konvensional dirombak total agar ramah bagi Teman Tuli melalui penyesuaian empat struktur materi utama, antara lain:

- Seksi Memirsa: Menggantikan seksi "Mendengarkan" (listening) konvensional. Pada sesi ini, peserta akan menyimak stimulus berbasis tayangan video bahasa isyarat atau teks visual.

- Merespons Kaidah: Menguji pemahaman tata bahasa serta struktur kalimat secara tertulis.

- Membaca: Mengukur tingkat pemahaman komprehensif peserta terhadap teks bacaan.

- Menulis: Menguji kemampuan mengekspresikan ide dan gagasan ke dalam ragam tulis bahasa Indonesia.

Tembus 1,3 Juta Peserta dan Berbasis Sistem CAT Daring

Inovasi ini dinilai sangat krusial karena tidak hanya memenuhi hak kesetaraan bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan penilaian kemampuan berbahasa yang objektif, tetapi juga menjawab kebutuhan profesional. 

UKBI Adaptif ini menjadi modal berharga bagi Teman Tuli dalam pemetaan kompetensi saat mendaftar kerja, melanjutkan kuliah, atau keperluan akademis lainnya. 

Secara teknis, tes ini sudah terintegrasi ke dalam sistem berbasis komputer (Computer Adaptive Test/CAT) daring yang bisa menyesuaikan tingkat kesulitan soal dengan kemampuan masing-masing peserta.

Animo masyarakat terhadap alat ukur ini terbilang luar biasa. Sepanjang tahun 2025 kemarin, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat telah melayani sebanyak 321.383 peserta UKBI Adaptif. 

Secara akumulatif sejak pertama kali diluncurkan, total ada lebih dari 1,3 juta peserta yang telah memanfaatkan layanan pengukuran kemampuan bahasa tersebut.

Plt. Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Hidayat Widiyanto menyampaikan bahwa UKBI Adaptif merupakan instrumen terstandar untuk menggenjot kompetensi SDM. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral