- Reuters/Jay Biggerstaff - Tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi - REUTERS/Rodrigo Antunes TPX IMAGES OF THE DAY
Dedi Mulyadi Jagokan Argentina atau Portugal di Piala Dunia 2026?
tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) secara terbuka terang-terangan menjagokan Timnas Argentina untuk keluar sebagai kampiun dan merengkuh trofi emas pada gelaran yang tengah berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi ini mengaku terhipnotis setelah menyaksikan langsung pertandingan perdana fase grup, di mana skuad berjuluk Albiceleste tersebut sukses menghancurkan Aljazair dengan skor telak 3-0.
Istimewanya, seluruh gol kemenangan itu diborong habis lewat aksi hattrick sang megabintang sekaligus kapten tim, Lionel Messi.
- REUTERS/Matias Baglietto/File Photo
"Saya mah Argentina hattrick 3-0, itu Portugal mah 1-1," cetus KDM dengan gaya kelakar khasnya saat diwawancarai awak media di Gedung Pakuan, Kamis (17/6/2026).
KDM membeberkan bahwa dirinya sengaja menggelar agenda nonton bareng (nobar) di kediamannya.
Langkah taktis ini sekaligus menjadi respons cepat untuk menyukseskan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri) yang mengimbau agar seluruh kepala daerah memfasilitasi dan menggelar acara nobar Piala Dunia 2026 bagi masyarakat luas.
Menurut mantan Bupati Purwakarta tersebut, aktivitas nonton bareng merupakan agenda rutin dan hal biasa yang selalu ia laksanakan di setiap momentum penyelenggaraan turnamen sepak bola akbar empat tahunan.
"Ya bisa gampang lah gitu kan yang gitu-gitu mah kan sudah hal yang biasa dalam setiap tahun, dan kami juga mulai semifinal akan ada nobar-nobar," urai pria yang identik dengan iket putihnya itu membeberkan cetak biru rencana ke depan.
Lebih lanjut, Gubernur Jabar memaparkan alasan taktis mengapa dirinya baru akan memasifkan gerakan nobar akbar secara terbuka saat turnamen sudah memasuki fase gugur, tepatnya mulai babak semifinal.
Ia menilai, apabila agenda nobar skala besar dipaksakan bergulir sejak babak penyisihan grup—terutama karena faktor perbedaan zona waktu yang membuat pertandingan tayang pada dini hari WIB—dikhawatirkan tingkat kehadiran masyarakat tidak akan maksimal.
- Antara
Menurut pengamatannya, antusiasme warga akan jauh lebih meledak jika disuguhkan pertandingan hidup-mati dari tim-tim papan atas yang menjadi favorit juara dunia.
- (ANTARA/Ricky Prayoga)
"Kalau Argentina main pasti penontonnya banyak. Iya dong," tambah Dedi Mulyadi optimistis.