- Gambar ilustrasi AI
Kisah Hells Angels, Geng Motor Legendaris yang Kerap Dikaitkan dengan Narkoba dan Kekerasan
Menurut Hendarsam, proses deportasi dilakukan karena Angelo Pandeli telah masuk dalam daftar Interpol Blue Notice.
"Ya langsung dipulangkan jadi karena memang kerja sama kita dengan dengan kepolisian negara luar dengan Interpol dengan Bareskrim," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan bahwa Pandeli ditemukan bersembunyi di toilet jet pribadi yang hendak terbang menuju Maputo, Mozambik.
"Petugas kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bagian dalam pesawat dan menemukan bahwa Angelo Pandeli bersembunyi di dalam toilet pesawat," kata Eko.
Petugas juga menemukan paspor Brasil yang diduga bukan miliknya, paspor Venezuela yang dicurigai palsu, kartu identitas, kartu perbankan, telepon seluler, dan sejumlah dokumen lainnya yang diduga digunakan untuk menyamarkan identitas.
Hasil pemeriksaan melalui sistem kerja sama internasional kemudian menunjukkan bahwa identitas Angelo Pandeli memiliki tingkat kecocokan 100 persen dengan data Interpol Blue Notice.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejahatan transnasional kini semakin kompleks dan melibatkan jaringan lintas negara.
Di tengah perdebatan mengenai citra Hells Angels sebagai klub motor atau organisasi kriminal, fakta yang tidak terbantahkan adalah berbagai aparat penegak hukum di dunia terus menempatkan kelompok tersebut dalam radar pengawasan karena sejumlah kasus kriminal serius yang melibatkan anggotanya selama beberapa dekade terakhir. (udn)