news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Direktur RS Leona Kefamenanu dan Nur Azizah, Ibu Mendiang dr. Icha.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOneNews

Curhat Intimidasi dr. Icha Viral, Direktur RS Leona Kefamenanu Akui Adanya Arogansi Pejabat Daerah

Direktur RS Leona Kefamenanu akui arogansi pejabat daerah setelah curhat intimidasi dr. Icha viral, rumah sakit kooperatif serahkan CCTV ke kepolisian.
Rabu, 1 Juli 2026 - 10:59 WIB
Reporter:
Editor :

"Anak saya akan pergi meninggalkan kami. Saya mencintai dia. Saya sangat mengasihi dia. Dalam hidup saya tidak pernah terpikir, bahkan saya tidak pernah mimpi sekalipun hal ini akan terjadi pada kehidupan anak saya," ucap Nur Azizah dengan penuh kesedihan.

Sebagai sesama tenaga kesehatan, Nur Azizah bertekad untuk tidak membiarkan kepergian dr. Icha menjadi sia-sia. Ia menyatakan akan terus berjuang agar seluruh tenaga medis di Indonesia mendapatkan perlindungan yang layak dan tidak ada lagi yang harus mengalami intimidasi seperti yang dialami putrinya.

Usai kematian dr. Icha, Bupati Timor Tengah Utara mengambil langkah membekukan izin operasional RS Leona Kefamenanu. Merespons hal tersebut, Direktur RS Leona, Rizki Anugrah Dewati, menyatakan bahwa pihaknya tetap beroperasi melayani masyarakat dan mempercayakan penyelesaian masalah ini kepada pemerintah daerah.

"Kami masih tetap beroperasi. Kami masih melayani semua pasien-pasien yang datang ke Rumah Sakit Leona Kefamenanu," ujar dr. Rizki.

Terkait tuduhan bahwa rumah sakit turut bertanggung jawab atas kasus yang menimpa dr. Icha sebagaimana disampaikan Ketua Harian Ikatan Dokter Indonesia, dr. Rizki menegaskan bahwa pihaknya telah bersikap sangat kooperatif sejak awal. Seluruh bukti yang dimiliki telah diserahkan kepada pihak berwajib demi mendukung proses penyelidikan yang sedang berjalan.

"Dari awal kami sudah sangat kooperatif. Kami memastikan prioritas utama kami di awal adalah memprioritaskan, memastikan keluarga, tim, dan pihak terkait terlebih dahulu. Untuk saat ini proses penyelidikan sudah berlangsung, dan untuk diketahui bersama saat ini juga beberapa teman kami sudah diambil keterangannya oleh pihak kepolisian, dan kami juga sudah menyerahkan bukti CCTV di rumah sakit kepada pihak kepolisian," tegas dr. Rizki.

Dr. Rizki juga memastikan bahwa pihak RS Leona berkomitmen penuh mendukung proses hukum yang sedang berjalan dan menghormati setiap langkah yang diambil kepolisian dalam mengusut kasus intimidasi terhadap dr. Icha. Ia menegaskan kejadian seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya di RS Leona.

Mengenai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, dr. Rizki secara terbuka mengakui adanya tantangan budaya lokal yang selama ini dihadapi staf rumah sakit ketika berhadapan dengan pejabat yang datang dengan sikap arogan. Pengakuan ini menjadi salah satu poin penting yang menarik perhatian publik luas.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:04
04:31
05:07
05:01
02:23
17:37

Viral