news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gunung Kawi di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Sumber :
  • Jadesta Kemenpar

Bikin Heboh Netizen, Daftar Harga Disebut untuk Layanan Ritual di Gunung Kawi Viral

Dalam sebuah foto yang viral di media sosial, terdapat papan informasi berisi daftar harga layanan disebut untuk ritual maupun pesugihan di kawasan Gunung Kawi.
Selasa, 7 Juli 2026 - 07:26 WIB
Reporter:
Editor :

Malang, tvOnenews.com - Fenomena di Gunung Kawi kembali menggegerkan publik. Kali ini netizen menyoroti sebuah foto diduga untuk ritual maupun pesugihan yang viral di media sosial.

Dalam foto yang beredar, sebuah foto menunjukkan daftar harga atau price list secara lengkap terkait layanan di area Pesarean Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Unggahan memperlihatkan daftar harga layanan yang terpampang di kawasan Pesarean Gunung Kawi tersebut mendadak viral. Sontak, netizen ramai-ramai memberikan beragam spekulasinya.

Netizen menilai daftar harta tersebut berkaitan dengan misteri praktik pesugihan di Gunung Kawi yang belakangan ini terus menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Mulanya, perhatian netizen mencuat usai sebuah akun media sosial menampilkan foto mengenai papan informasi. Menariknya, isinya tentang tarif beragam paket di kawasan Pesarean Gunung Kawi.

Ungahan tersebut semakin merebak termasuk diunggah ulang melalui akun Instagram @lambegosiip dan media sosial lainnya. Hal ini membuat sebagian netizen mengklarifikasi terkait daftar harga terpampang di papan informasi tersebut.

Mereka mengatakan bahwa daftar harga tersebut bukan diperuntukkan tarif ritual pesugihan. Isinya menyasar pada biaya pemesanan hidangan selamatan untuk kebutuhan pelaksanaan nazar pada para peziarah.

Daftar Harga Paket Layanan Selamatan & Nazar di Pesarean Gunung Kawi

Daftar harga layanan di kawasan Pesarean Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur yang viral di media sosial
Sumber :
  • Instagram/@lambegosiip
  • Ayam Besek: Rp130.000
  • Tumpeng Ayam: Rp270.000
  • Tumpeng Ayam Sayur: Rp330.000
  • Tumpeng Ayam Hias Isi 3 Nasi Putih: Rp510.000
  • Tumpeng Ayam Hias Isi 4 Nasi Putih: Rp580.000
  • Tumpeng Ayam Hias Isi 3 Nasi Kuning: Rp560.000
  • Tumpeng Ayam Hias Isi 4 Nasi Kuning: Rp630.000
  • Kambing Besek: Rp150.000
  • Tumpeng Kambing: Rp610.000
  • Tumpeng Kambing Sayur: Rp650.000
  • Tumpeng Kambing Ekoran: Rp2.400.000
  • Tumpeng Kambing Hias Nasi Putih: Rp930.000
  • Tumpeng Kambing Hias Nasi Kuning: Rp980.000
  • Telur Besek: Rp100.000
  • Tumpeng Telur: Rp200.000
  • Tumpeng Telur Sayur: Rp260.000
  • Sayur Tumpeng: Rp80.000

Daftar harga sejumlah kebutuhan acara selamatan lainnya sebagai berikut:

  • Satu ekor kambing sajen: Rp2.500.000
  • Satu ekor sapi sajen: Rp20.000.000
  • Satu ekor tumpeng sapi: Rp25.000.000
  • Wayang kulit: Rp7.000.000
  • Wayang ruwatan: Rp15.000.000

Peziarah juga diarahkan untuk menghubungi nomor telepon dan WhatsApp yang tertera dalam papan informasi tersebut. Tujuannya untuk memesan kegiatan selamatan di area sisi kiri maupun kanan di kawasan pesarean.

Awal Mula Gunung Kawi Viral

Gunung Kawi memang dikenal sangat melekat dengan mitos, legenda hingga kisah-kisah mistis berkembang di tengah masyarakat sekitar. Gunung terletak di Kabupaten Malang itu memiliki cerita dikaitkan dengan praktik pesugihan.

Mitos yang berkembang hingga populer membicarakan keputusan banyak orang bertapa atau semedi. Biasanya kegiatan ini berlangsung di bawah Pohon Dewandaru.

Orang yang bersemedi menumpahkan harapannya. Biasanya mereka menginginkan agar memperoleh keberuntungan hingga rezeki.

Bagi orang yang mendapatkan daun atau bagian dari Pohon Dewandaru, maka dipercaya akan mendapatkan keberuntungan. Kepercayaan semakin meluas lantaran ritual pesugihan di Gunung Kawi tidak rumit.

Pelaku hanya perlu melakukan ketentuan yang berlaku. Mereka bisa menjalani tapa brata selama tiga hari di bawah pohon keramat tersebut pasca mandi suci dipandu juru kunci hingga membuat perjanjian dengan makhluk halus.

Syarat perjanjian dalam mitos yang berkembang, pelaku diminta tumbal nyawa. Konon katanya persyaratan ini harus dilakukan yang berasal dari hubungan darah pelaku atau menumbalkan diri sendiri.

Seiringnya waktu, perhatian publik kembali mencuat mengenai mitos di Gunung Kawi. Sorotan semakin meningkat pasca Marcel Radhival alias Pesulap Merah mengunggah aktivitas wawancara dengan seorang kuncen bernama Sunarto yang diunggah melalui kanal YouTube.

Sunarto menyampaikan ada banyak tokoh publik hingga artis mendatangi Gunung Kawi. Hal ini tak lepas dari kegiatan bagi orang yang merasa doa, nazar, serta hajat terkabul, misalnya melakukan penyembelihan ayam, kambing hingga sapi.

Kegiatan itu sebagai bentuk tanda syukur dan mengungkapkan rasa terima kasih lantaran nazarnya terwujud, seperti mendapat keberuntungan hingga ketiban aliran rezeki.

Hewan yang disembelih tidak diperuntukkan ritual tertentu, tetapi akan dibagikan kepada masyarakat sekitar. Tradisi ini menunjukkan seseorang berbagi rezeki.

Tanggapan Menteri Kebudayaan soal Fenomena di Gunung Kawi

Aktivitas wawancara tersebut membuat Gunung Kawi terus diperbincangkan publik. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon turut menanggapi kabar viralnya gunung yang dipenuhi mitos tersebut.

Fadli Zon menilai kegiatan ziarah bentuk bagian dari tradisi. Tak hanya itu, aktivitas ini juga merupakan budaya lama yang terjadi di tengah masyarakat sekitar Gunung Kawi.

"Gunung kawi itu kan kita keberagaman, kita di dalam memahami termasuk apa yang terjadi tidak hanya di Gunung Kawi dan di berbagai tempat, itu satu hal yang merupakan mozaik dari tradisi dan budaya lama," ujar Fadli Zon di Jakarta, Senin (6/7/2026).

"Saya kira selama itu bisa memberikan kebaikan, terutama mendatangkan ekonomi budaya bagi masyarakat setempat, dan tidak mengganggu dan tidak merusak, tentu itu kita anggap sebagai realitas kehidupan kita," sambung Fadli Zon.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:25
01:36
01:26
01:20
01:27
01:27

Viral