- tvOnenews.com Edit / YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
4 Sayembara Dedi Mulyadi yang Pernah Digelar, dari Buronan hingga Begal
tvOnenews.com - Dedi Mulyadi dikenal sebagai pemimpin yang aktif merespons berbagai persoalan di Jawa Barat. Selain turun langsung ke lapangan, ia juga beberapa kali menggelar sayembara untuk membantu mengungkap kasus kriminal hingga mendorong kreativitas masyarakat.
Gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi yang dekat dengan masyarakat membuat berbagai kebijakannya kerap menjadi sorotan. Salah satunya adalah menggelar sayembara dengan hadiah mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah sebagai bentuk apresiasi maupun upaya mempercepat penyelesaian persoalan di tengah masyarakat.
Berikut empat sayembara yang pernah digelar Dedi Mulyadi selama memimpin Jawa Barat.
1. Sayembara Buru Buronan Penganiayaan Sadis
Pada Juni 2026, Dedi Mulyadi membuka sayembara untuk membantu pencarian Taufik Hidayat, buron kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang perempuan bernama Yuvita Tri Rezeki. Sayembara tersebut menawarkan hadiah sebesar Rp250 juta bagi pihak yang berhasil membantu penangkapan pelaku.
Pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh Polda Jawa Barat di wilayah Majalengka. Meski menjadi pihak yang berhak menerima hadiah, kepolisian memilih tidak mengambil uang tersebut. Dedi Mulyadi kemudian mengalihkan seluruh dana menjadi deposito Bank BJB untuk keluarga korban guna membantu biaya pengobatan dan masa depan korban.
2. Sayembara Tangkap Pelaku Kriminal dan Begal
Pada 23 Juli 2026, Dedi Mulyadi kembali menjadi perhatian publik setelah mengumumkan sayembara bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku begal, rampok, jambret, copet, maupun maling di Jawa Barat.
Hadiah yang disiapkan berkisar antara Rp5 juta hingga Rp50 juta untuk setiap kasus, bergantung pada tingkat risiko dan pengungkapan kejahatan. Hingga saat ini belum ada pemenang karena program tersebut baru dibuka. Salah satu syarat utama adalah pelaku harus diserahkan kepada kepolisian dalam keadaan hidup.
3. Sayembara Menemukan Saksi Aman Yani
Pada Mei 2026, Dedi Mulyadi juga membuka sayembara untuk mencari keberadaan Aman Yani, sosok yang disebut sebagai salah satu saksi kunci dalam pengembangan sebuah kasus hukum yang telah bergulir sejak 2016.
Sayembara ini menawarkan hadiah fantastis sebesar Rp750 juta. Berbeda dengan sayembara lainnya, program tersebut bertujuan menghimpun informasi dari masyarakat. Setiap informasi yang dinilai valid dikumpulkan dan diverifikasi langsung melalui tim hukum Dedi Mulyadi.
4. Sayembara Video Perpisahan Sekolah
Tak seluruh sayembara yang dibuat Dedi Mulyadi berkaitan dengan kasus kriminal. Pada Mei 2025, ia mengadakan kompetisi video kreatif bertema perpisahan sekolah bagi siswa SMA, SMK, dan SLB se-Jawa Barat.
Program tersebut menjadi alternatif setelah adanya pembatasan pelaksanaan acara perpisahan sekolah di luar lingkungan sekolah. Dedi Mulyadi menyediakan hadiah dengan total puluhan juta rupiah yang dibagi ke dalam beberapa kategori, mulai dari juara utama hingga juara favorit.
Para pemenang dipilih berdasarkan kreativitas, kualitas video, serta interaksi yang diperoleh di media sosial Dedi Mulyadi. Program ini mendapat sambutan positif karena dinilai mampu menjadi wadah kreativitas siswa tanpa harus menggelar acara yang membebani orang tua.
Beragam sayembara tersebut menunjukkan pendekatan Dedi Mulyadi dalam melibatkan masyarakat untuk menyelesaikan persoalan publik. Mulai dari membantu penegakan hukum, mencari informasi penting, hingga memberikan ruang bagi kreativitas pelajar, seluruh program tersebut dirancang dengan tujuan yang berbeda sesuai kebutuhan pada masanya.
(anf)