- dok.tvonenews.com-tvone
Ruben Onsu Tak Tutup-tutupi Lagi, Akui Kesalahan Terbesar saat Menikah dengan Sarwendah
tvOnenews.com - Presenter Ruben Onsu mengungkap penyesalan mendalam terkait sikapnya selama menjalani rumah tangga dengan mantan istrinya, Sarwendah.
Di tengah hubungan keduanya yang belakangan memanas akibat berbagai persoalan, Ruben mengaku menyadari ada keputusan yang menurutnya menjadi kesalahan terbesar selama berumah tangga.
Seperti diketahui, hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah yang semula berakhir secara baik-baik kini berubah menjadi sorotan publik.
- Kolase tvOnenews.com / YouTube The Onsu Family dan Sarwendah Official
Perselisihan keduanya mencuat setelah muncul sejumlah polemik, mulai dari persoalan hak asuh anak, perdebatan mengenai nafkah, dugaan eksploitasi, hingga sengketa aset rumah di kawasan Cilandak.
Situasi semakin memanas setelah Ruben mengajukan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Di tengah proses tersebut, Ruben tampil dalam sebuah wawancara yang diunggah kanal YouTube Sambel Lalap pada 25 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, ia menanggapi komentar publik yang menilai dirinya selama ini bekerja terlalu keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Ruben tidak membantah anggapan tersebut. Ia mengaku tuntutan hidup yang semakin besar membuatnya harus bekerja lebih keras dari sebelumnya. Akibatnya, waktu yang seharusnya bisa dihabiskan bersama anak-anak ikut banyak berkurang.
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 / YouTube The Onsu Family
"Makanya saya cuma bilang biasanya lima piring. Tapi ini saya harus ada 15 piring. Tiba-tiba berikutnya harus ada 20 piring. Dari mana kalau enggak saya kerja ekstrem? Jadi waktu sama anak-anak pasti kemakan gitu," tulis Ruben, dilansir dari YouTube Sambal Lalap.
Di balik kerja keras itu, Ruben mengakui ada satu kesalahan yang kini menjadi pelajaran berharga baginya.
Ia mengatakan selama menikah dirinya hampir tidak pernah menolak permintaan istri maupun anak-anak, bahkan ketika kondisi keuangannya sebenarnya belum memungkinkan.
"Makanya saya bilang kemarin itu adalah kesalahan saya terbesar lagi adalah waktu saya tidak punya uang yang dalam arti dulu ngepas gitu, tapi ketika anak saya minta, istri saya minta ini, ini, ini, saya enggak pernah bilang enggak. Itu kesalahan saya besar," kata Ruben.
Alasannya sederhana, ia tidak ingin melihat orang-orang yang dicintainya merasa kecewa atau kekurangan.
"Jadi, itu pembelajaran buat saya. Tapi tujuan saya pada saat itu cuman pengin nyenengin mereka. Enggak mau mereka ngomong, enggak mau mereka kecewa gitu. Saya ingin mempermudah keinginannya gitu, anak saya gitu." katanya lagi.
Menurutnya, keinginan untuk selalu membahagiakan keluarga membuatnya mengabaikan batas kemampuan diri sendiri. Kini ia menganggap pengalaman tersebut sebagai pembelajaran penting dalam hidupnya.
Meski menghadapi berbagai persoalan, Ruben menegaskan dirinya tetap berusaha menyelesaikan seluruh tanggung jawab yang masih dimiliki.
Ia mengaku saat ini fokus bekerja agar berbagai kewajiban finansial dapat dituntaskan.
Ruben juga mengaku merasa lebih lega setelah akhirnya menyampaikan isi hatinya kepada publik. Baginya, keterbukaan tersebut menjadi salah satu cara untuk mengurangi beban yang selama ini dipendam.
"Makanya saya cuma bilang gini. Udahlah gua mah ngomong kayak begini. Udah gua udah enggak tahu lagi, Mas. Karena gue sekarang harus selesai beberapa tagihan-tagihan gue gitu. Ya, gua harus bekerja. Jadi, ya semaksimal mungkin karena gua udah sedikit lega gitu karena gua sudah menyampaikan berdasarkan yang gua punya gitu," pungkasnya. (asl)