news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mengapa Gen Z Mulai Memilih Rumah Hijau Ini Konsep dan Ciri Green Housing.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Mengapa Gen Z Mulai Memilih Hunian Hijau? Ini Konsep dan Ciri Green Housing

Hunian hijau atau green housing semakin diminati, termasuk oleh Gen Z. Simak pengertian, konsep, ciri-ciri, hingga manfaat rumah ramah lingkungan
Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:58 WIB
Reporter:
Editor :

4. Memiliki ruang terbuka hijau

Taman, pepohonan, area resapan, jalur hijau, hingga ruang komunal menjadi bagian penting dari kawasan. Kehadiran vegetasi tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga membantu menciptakan suasana yang lebih teduh.

5. Pengelolaan air yang lebih bijak

Konsep ini dapat diterapkan melalui penggunaan keran hemat air, penampungan air hujan, sistem drainase yang baik, serta area tanah yang tetap mampu menyerap air.

6. Material yang lebih aman dan berkelanjutan

Penggunaan bahan lokal, material tahan lama, bahan daur ulang, atau cat dengan kandungan senyawa berbahaya yang lebih rendah menjadi salah satu pertimbangan dalam pembangunan hunian hijau.

7. Mendukung aktivitas sehat

Jalur pejalan kaki, jogging track, taman, area bermain, dan ruang komunal dapat mendorong penghuni lebih aktif serta memiliki kesempatan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

World Green Building Council atau WorldGBC menempatkan kualitas udara, kenyamanan, kesehatan, hubungan dengan alam, serta nilai sosial sebagai bagian penting dalam pengembangan lingkungan binaan yang berkelanjutan.

Mengapa Hunian Hijau Mulai Menarik Perhatian Gen Z?

Bagi Gen Z, rumah tidak hanya menjadi tempat untuk pulang. Hunian juga dipandang sebagai ruang untuk bekerja, beristirahat, membangun keseimbangan hidup, hingga mengekspresikan nilai pribadi.

Generasi ini tumbuh di tengah meningkatnya kesadaran terhadap perubahan iklim, isu kualitas udara, serta perkembangan teknologi digital. 

Karena itu, fitur seperti pencahayaan alami, ruang hijau, desain yang fleksibel, efisiensi energi, dan akses terhadap fasilitas pendukung semakin relevan.

Sebuah penelitian pada 2025 mengenai preferensi hunian berkelanjutan di kalangan Gen Z menemukan bahwa kelompok ini menunjukkan perhatian terhadap efisiensi energi, kualitas lingkungan dalam ruang, desain bioklimatik, serta nilai keberlanjutan sebuah hunian.

Namun, bagi banyak calon pembeli muda, aspek lingkungan bukan satu-satunya pertimbangan. Harga rumah, akses transportasi, biaya perawatan, serta potensi nilai properti tetap menjadi faktor penting.

Karena itu, konsep hunian hijau idealnya tidak hanya menawarkan citra ramah lingkungan, tetapi juga manfaat yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu contoh penerapan konsep tersebut adalah Shila at Sawangan. Dikembangkan di atas lahan sekitar 130 hektare dengan kawasan danau serta anak danau alami. Sekitar 55 persen area pengembangan dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau. Klaster Riverie di kawasan tersebut menggabungkan desain hunian modern dengan fasilitas luar ruang seperti jalur jogging, area bermain anak, serta ruang komunal di sekitar area creek. 

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:50
02:12
01:13
01:26
01:32
03:29

Viral