news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026

Sukanto Tanoto memimpin daftar orang terkaya Indonesia versi Bloomberg 2026. Berikut tujuh konglomerat yang masuk jajaran 500 orang terkaya dunia
Senin, 3 Agustus 2026 - 09:30 WIB
Reporter:
Editor :

Meski masih berada di jajaran miliarder dunia, nilai kekayaan Prajogo mengalami penurunan sekitar 60 persen secara year-to-date. Perubahan tersebut mencerminkan besarnya pengaruh pergerakan harga saham dan valuasi perusahaan terhadap kekayaan para konglomerat.

Posisi ketiga ditempati Low Tuck Kwong dengan kekayaan yang diperkirakan mencapai Rp298,96 triliun.

Pengusaha yang dikenal sebagai salah satu tokoh besar industri batu bara Indonesia itu merupakan pendiri dan pengendali Bayan Resources. Perusahaan tersebut menjadi salah satu pemain utama dalam industri pertambangan batu bara nasional.

Kekayaan Low Tuck Kwong masih menempatkannya sebagai salah satu figur paling berpengaruh di sektor energi dan sumber daya alam Indonesia.

3. Budi Hartono hingga Otto Toto Sugiri, Kekuatan Bisnis dari Bank sampai Data Center

Di urutan keempat terdapat Budi Hartono dengan estimasi kekayaan sekitar Rp270,15 triliun.

Bersama keluarganya, Budi Hartono dikenal sebagai pemilik Grup Djarum dan salah satu pemegang saham utama Bank Central Asia atau BCA. Selain industri rokok dan perbankan, kelompok bisnis tersebut juga memiliki investasi di bidang properti, elektronik, perkebunan, dan berbagai sektor strategis.

Berikutnya, Anthoni Salim menempati posisi kelima dengan kekayaan sekitar Rp221,52 triliun.

Anthoni memimpin Salim Group, salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia. Bisnis grup tersebut mencakup industri pangan, agribisnis, ritel, telekomunikasi, properti, hingga infrastruktur.

Nama Salim Group sangat lekat dengan Indofood, perusahaan yang memproduksi berbagai produk makanan dan minuman, termasuk merek mi instan Indomie. Bloomberg mencatat nilai kekayaan Anthoni juga mengalami perubahan dibandingkan awal 2026 akibat dinamika pasar dan valuasi aset.

Posisi keenam ditempati Dato Sri Tahir dengan estimasi kekayaan mencapai Rp178,30 triliun.

Pendiri Mayapada Group itu membangun bisnis di berbagai sektor, mulai dari perbankan, layanan kesehatan, properti, media, hingga pertambangan. Portofolio bisnis yang luas membuat Tahir menjadi salah satu pengusaha dengan jaringan usaha paling beragam di Indonesia.

Sementara itu, posisi ketujuh ditempati Otto Toto Sugiri dengan kekayaan sekitar Rp142,28 triliun.

Pendiri PT DCI Indonesia Tbk tersebut dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan industri pusat data atau data center di Indonesia. Masuknya Otto Toto Sugiri ke daftar ini juga memperlihatkan meningkatnya peran bisnis teknologi digital dalam membentuk peta kekayaan baru di Indonesia.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

18:02
05:11
01:13
07:50
01:24
02:28

Viral