Ruben Onsu Kembali Unggah Pesan Menohok untuk Sarwendah: Siapa yang Mulai Duluan?
tvOnenews.com - Presenter Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah sederet pernyataan bernada sindiran di media sosial.
Unggahan tersebut muncul di tengah konflik berkepanjangan dengan mantan istrinya, Sarwendah, yang belakangan semakin sering saling menyampaikan versi masing-masing kepada publik.
Meski tidak menyebut nama secara langsung, banyak warganet menduga tulisan Ruben ditujukan kepada Sarwendah.
Pasalnya, unggahan itu muncul tak lama setelah mantan personel Cherrybelle tersebut beberapa kali memberikan klarifikasi terkait berbagai isu, mulai dari rumah di Cilandak, proses hak asuh anak, hingga dugaan perselingkuhan.
Melalui Instagram pribadinya, Ruben mengaku selama ini memilih diam. Namun menurutnya, ada pihak yang justru terus membuka kembali persoalan lama.
"Dari dahulu juga kita sudah diam. Yang dahulunya ngoceh terus siapa?"
Tak berhenti di situ, presenter berusia 42 tahun itu juga mengajak publik mengingat kembali awal mula keretakan rumah tangganya.
"Coba ingat lagi ini (permasalahan) berawal dari siapa? Enggak lupa kan?"
Kalimat tersebut langsung memicu berbagai spekulasi di media sosial. Banyak netizen mengaitkannya dengan polemik yang beberapa pekan terakhir terus berkembang di ruang publik.
Dalam unggahan yang sama, Ruben juga menyinggung adanya pernyataan yang pernah disampaikan seseorang saat melakukan siaran langsung di media sosial.
Menurut Ruben, ucapan tersebut terkesan merendahkan dirinya.
"Terus statement yang sudah pernah diucap selama live kerja dengan merendahkan orang lain bagaimana? Sempat berpikir enggak ke sana jika posisi itu diputar?"
Meski tidak menjelaskan secara rinci pernyataan yang dimaksud, kalimat tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa Ruben tengah merespons berbagai pernyataan yang belakangan muncul di podcast maupun media sosial.
Di akhir unggahannya, Ruben mengaku sudah lelah dengan polemik yang menurutnya terus berputar tanpa penyelesaian.
Ia berharap perhatian publik lebih diarahkan pada proses hukum yang sedang berjalan, terutama mengenai hak asuh anak.
"Mutar-mutar terus ngomongnya. Dijawab kok kesannya terpojok."
Pernyataan tersebut dinilai sebagai sinyal bahwa Ruben ingin menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum dibanding terus berpolemik di ruang publik.